Beritakota.id, Jakarta – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dikabarkan dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Penunjukan tersebut menempatkan sosok yang akrab disapa Mas Dar sebagai nahkoda baru program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono bukan nama baru di lingkaran pemerintahan maupun Partai Gerindra. Pria kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, 23 Januari 1985 itu merupakan putra pasangan Yahyo dan Suwarni yang berasal dari keluarga petani di Dukuh Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh.

Karier politiknya melesat setelah menjadi ajudan Prabowo Subianto pada 2010, sepulang menempuh pendidikan di National Defense Academy of Japan. Kedekatan tersebut kemudian mengantarkannya mengemban sejumlah posisi strategis, baik di pemerintahan maupun organisasi.

Baca Juga: Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Rekam Jejaknya

Di Kabinet Merah Putih, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian sejak Oktober 2024. Sebelumnya, ia juga dipercaya mengisi posisi yang sama pada Kabinet Indonesia Maju pada Juli 2024.

Selain di pemerintahan, Sudaryono aktif memimpin berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2025–2030, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Umum Tani Merdeka, hingga Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog.

Di lingkungan Partai Gerindra, Sudaryono pernah menjabat Wakil Sekretaris Jenderal dan kini memimpin DPD Gerindra Jawa Tengah. Berkat kiprahnya membesarkan partai di Jawa Tengah, ia sempat mendapat mandat untuk maju sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada 2024.

Baca Juga: Kasus Dugaan Jual Beli Titik SPPG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Dari sisi akademik, Sudaryono dikenal sebagai lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara angkatan 2003. Ia kemudian melanjutkan pendidikan teknik mesin di National Defense Academy of Japan sebelum meraih gelar Master of Business Administration (MBA) di Swiss German University.

Jika resmi memimpin BGN, Sudaryono akan menghadapi tantangan besar untuk memastikan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dengan pengalaman di sektor pertanian, organisasi petani, dan pemerintahan, Sudaryono diharapkan mampu memperkuat sinergi antara produksi pangan nasional dan distribusi program gizi secara lebih efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *