Beritakota.id, Dallas – Tidak hanya aksi di lapangan yang mencuri perhatian pada Piala Dunia 2026. Suporter Jepang kembali mendapatkan pujian dari publik internasional setelah menunjukkan budaya disiplin dan kepedulian lingkungan dengan membersihkan tribun stadion usai pertandingan melawan Belanda.
Meski Timnas Jepang harus puas bermain imbang 2-2 menghadapi Belanda di Dallas Stadium, Senin (15/6/2026) dini hari WIB, para pendukung Samurai Biru tetap memberikan pelajaran berharga tentang sportivitas dan tanggung jawab sosial.
Seusai peluit panjang dibunyikan, para suporter Jepang terlihat memunguti sampah yang berserakan di area tribun menggunakan kantong sampah berwarna biru. Aksi tersebut terekam dalam berbagai video dan foto yang kemudian viral di media sosial serta menuai apresiasi dari penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Baca juga: Skotlandia dan Australia Raih Kemenangan Penting, Persaingan Grup C dan D Piala Dunia 2026 Memanas
Budaya Hormat yang Terus Dijaga
Bagi pendukung Jepang, membersihkan stadion bukanlah tindakan spontan. Kebiasaan tersebut telah menjadi bagian dari budaya yang mereka bawa ke berbagai ajang olahraga internasional selama puluhan tahun.
Dalam salah satu video yang dibagikan FIFA, seorang suporter Jepang menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada semua pihak yang terlibat dalam pertandingan.
“Itu adalah budaya kami, bentuk rasa hormat kepada pemain, suporter, dan juga stadion. Kami merasa terhormat bisa berada di sini sehingga kami tidak ingin meninggalkan tempat ini dalam keadaan kotor,” ujarnya.
Nilai tersebut menjadi salah satu identitas kuat para pendukung Jepang yang dikenal disiplin dan menjaga kebersihan di mana pun mereka berada.
Tradisi yang Mendunia Sejak Piala Dunia 1998
Aksi bersih-bersih suporter Jepang pertama kali menarik perhatian dunia saat Piala Dunia 1998 di Prancis. Meski tim nasional mereka gagal melangkah jauh di turnamen tersebut, para pendukung tetap menyempatkan diri membersihkan area tribun setelah pertandingan berakhir.
Sejak saat itu, tradisi tersebut terus dipertahankan dalam berbagai kompetisi internasional.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, misalnya, suporter Jepang kembali menjadi sorotan setelah membersihkan stadion meski baru saja merayakan kemenangan bersejarah 2-1 atas Jerman. Momen itu viral dan mendapat pujian dari berbagai kalangan, termasuk media internasional.
Jadi Contoh Positif di Piala Dunia 2026
Di tengah euforia Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 negara peserta, aksi para pendukung Samurai Biru kembali mengingatkan bahwa sepak bola bukan hanya soal kemenangan dan kekalahan.
Banyak penggemar sepak bola dunia menilai kebiasaan tersebut menjadi contoh nyata tentang pentingnya menjaga fasilitas umum serta menunjukkan rasa hormat terhadap lingkungan dan sesama penonton.
Tradisi yang terus dijaga para suporter Jepang itu juga memperkuat citra positif sepak bola sebagai sarana membangun nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan.
Saat pertandingan Jepang kontra Belanda berakhir dengan skor 2-2, para pendukung Samurai Biru kembali membuktikan bahwa mereka tetap bisa menjadi pemenang di luar lapangan. (Romy Syawal)

