Beritakota.id, Jakarta – Perusahaan penyedia layanan rekrutmen WeNetwork memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem talenta Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) WeRaise. Program pra-karier ini dirancang untuk membekali siswa dan mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan industri sekaligus menciptakan pipeline talenta berkualitas bagi dunia kerja.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang recruitment services, WeNetwork menilai tantangan dunia usaha saat ini tidak hanya terletak pada proses mencari kandidat, tetapi juga memastikan talenta yang direkrut memiliki kesiapan kerja, kompetensi yang relevan, dan potensi berkembang dalam jangka panjang. Melalui WeRaise, perusahaan berupaya menjawab kebutuhan tersebut dengan mempersiapkan talenta sejak sebelum memasuki dunia profesional.
Program WeRaise telah menjangkau tiga angkatan sepanjang 2025. Melalui program ini, peserta mendapatkan pembekalan yang mencakup pengembangan soft skills, pembentukan pola pikir profesional, hingga pemahaman terhadap kebutuhan industri.
Selain pelatihan, WeRaise juga menghadirkan pengalaman belajar langsung melalui paparan ke berbagai sektor industri, seperti fast-moving consumer goods (FMCG), penerbangan, kesehatan, teknologi, manufaktur, hingga hukum. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu peserta memahami budaya kerja, standar profesional, serta dinamika dunia kerja sejak dini.
Memasuki WeRaise Intake 4 yang digelar pada 22–26 Juni 2026, sejumlah perusahaan kembali berpartisipasi sebagai mitra industri, di antaranya FWD Insurance, AirAsia Indonesia, Avery Dennison, Savoria (PT Global Dairi Alami), dan Telkom Indonesia. Kolaborasi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja sekaligus memperluas wawasan mengenai kebutuhan industri.
Bagi perusahaan mitra, WeRaise tidak hanya menjadi bagian dari program CSR, tetapi juga sarana untuk menjaring talenta potensial sejak dini. Program ini dinilai dapat memperkuat employer branding sekaligus menciptakan jalur rekrutmen yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari pembekalan, WeNetwork juga menyelenggarakan sesi mock interview atau simulasi wawancara kerja. Melalui kegiatan tersebut, peserta dilatih meningkatkan kemampuan komunikasi, membangun rasa percaya diri, memahami proses seleksi, serta memperoleh masukan langsung dari konsultan rekrutmen WeNetwork.
Baca juga: Menteri Jumhur Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Gerakan Tobat Ekologis Nasional
Co-Founder & Director WeNetwork, Karina Saridewi, mengatakan perusahaan meyakini bahwa talenta unggul perlu dipersiapkan sejak awal perjalanan karier.
“Sebagai perusahaan rekrutmen, kami percaya bahwa talenta terbaik tidak hanya ditemukan, tetapi juga dibentuk. WeRaise merupakan komitmen kami untuk memastikan bahwa generasi berikutnya memiliki akses, kesiapan, dan arah yang jelas sejak awal perjalanan karier mereka,” ujar Karina.
Dampak program tersebut juga dirasakan para peserta. Darren, alumni WeRaise angkatan ketiga, mengaku memperoleh perspektif baru mengenai dunia kerja yang tidak didapatkan melalui pembelajaran di ruang kelas.
Sementara itu, peserta lainnya, Stefan, menilai sesi persiapan sebelum magang, khususnya mengenai ekspektasi di lingkungan kerja dan keterampilan komunikasi, membantunya beradaptasi lebih cepat ketika memasuki dunia profesional.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari mitra industri. Recruitment AirAsia Indonesia, Herlin Pranowo, mengatakan WeRaise membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal industri aviasi secara langsung sehingga dapat memperluas wawasan karier mereka.
Hal senada disampaikan Helly Chatalina, Head of Partnership DigiTax Digitalisasi Perpajakan Telkom Metra. Menurutnya, keterlibatan Telkom Metra dalam WeRaise bertujuan memperkenalkan ekosistem digital Telkom Group kepada generasi muda agar mereka lebih siap menghadapi transformasi digital.
Ke depan, WeNetwork berencana memperluas cakupan WeRaise secara nasional dengan menggandeng lebih banyak perusahaan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan institusi pendidikan dalam menyiapkan talenta yang siap memasuki dunia kerja sekaligus mendukung kebutuhan industri di masa depan. (***)

