Beritakota.id, Jakarta – Pertumbuhan industri otomotif nasional turut menjadi bagian dari tren positif yang tengah berlangsung secara global. Di tengah kondisi tersebut, Geely berhasil mempertahankan performa penjualannya di Indonesia sepanjang paruh pertama 2026. Hingga Juni 2026, pabrikan asal Tiongkok itu membukukan penjualan wholesales sebanyak 8.424 unit, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu dari tiga merek otomotif Tiongkok dengan penjualan tertinggi di pasar Indonesia.
Kontribusi terbesar datang dari Geely EX2 yang mencatatkan wholesales sebanyak 1.618 unit pada Juni 2026. Secara akumulatif, model kendaraan listrik tersebut telah membukukan penjualan wholesales sebesar 6.582 unit selama periode Januari hingga Juni 2026.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap Geely EX2. Selain menjadi tulang punggung penjualan Geely, model ini juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan pasar kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) di Indonesia.
Seiring meningkatnya permintaan konsumen, Geely turut menambah kapasitas produksi Geely EX2 sehingga waktu tunggu pengiriman kini dapat dipersingkat menjadi sekitar satu bulan.
Popularitas kendaraan listrik ini didukung oleh kombinasi efisiensi dan kemudahan penggunaan untuk mobilitas sehari-hari. Geely EX2 menawarkan jarak tempuh hingga 395 kilometer berdasarkan standar NEDC, serta kemampuan pengisian daya cepat (DC fast charging) dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit.
Selain itu, konfigurasi penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive), radius putar yang ringkas, serta desain kabin yang fungsional memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan sesuai dengan karakter lalu lintas perkotaan.
Beragam keunggulan tersebut semakin memperkokoh daya saing Geely di segmen kendaraan listrik nasional, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

