Beritakota.id, Jakarta – Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy, produk popok bayi dari WINGS Care, memperluas program Gerakan Anti Ruam dengan target menjangkau 50.000 ibu dan bayi di berbagai wilayah Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemenuhan hak anak untuk tumbuh sehat, nyaman, dan optimal sejak usia dini.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian edukasi yang akan berlangsung di 10 kota besar di Indonesia. Kegiatan diawali dengan penyelenggaraan Festival Gerakan Anti Ruam 2026 di Jakarta yang bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi sejak dini.

Program ini melanjutkan kampanye Gerakan Anti Ruam yang telah dijalankan Baby Happy selama dua tahun terakhir. Pada 2026, cakupan edukasi diperluas melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan di 450 posyandu, 180 puskesmas, dan 20 rumah sakit yang tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Sumatra.

Melalui inisiatif tersebut, Baby Happy berharap semakin banyak orang tua memahami pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi sebagai salah satu fondasi utama tumbuh kembang anak.

Pentingnya Menjaga Skin Barrier Bayi

Fokus utama edukasi tahun ini adalah pentingnya menjaga skin barrier, yakni lapisan pelindung alami kulit yang berfungsi sebagai pertahanan pertama terhadap iritasi, infeksi, dan kehilangan cairan.

Berdasarkan tinjauan ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal Allergy, Asthma & Immunology Research (2025), kulit bayi masih dalam tahap perkembangan sehingga lapisan pelindungnya lebih tipis, lebih permeabel, dan belum matang sepenuhnya dibandingkan kulit orang dewasa.

Kondisi tersebut membuat kulit bayi lebih rentan mengalami iritasi, terutama pada area popok yang setiap hari terpapar kelembapan, urine, feses, serta gesekan. Jika tidak dijaga dengan baik, kondisi ini dapat mengganggu skin barrier dan memicu munculnya ruam popok.

Dokter Spesialis Anak dr. Damar Prasetya, Sp.A., M.Sc., M.Psi.T., menjelaskan bahwa menjaga kesehatan skin barrier merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah ruam popok sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.

“Rusaknya skin barrier dan kondisi ruam popok dapat mengganggu tumbuh kembang anak karena kulit yang mengalami iritasi berpotensi menjadi jalan masuk infeksi bakteri maupun jamur. Salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah memilih popok yang mampu menjaga kulit tetap kering dan terlindungi sehingga anak dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujar dr. Damar.

Edukasi Menjangkau Puluhan Ribu Ibu dan Bayi

Senior Brand Manager Baby Happy, Fransisca Vania Harista, mengatakan bahwa perusahaan terus memperkuat edukasi kepada orang tua melalui kolaborasi bersama tenaga kesehatan di berbagai daerah.

Menurutnya, kenyamanan bayi merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang sehingga edukasi mengenai pencegahan ruam popok perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Baca juga: Alfamart dan Baby Happy Perluas Program Posyandu, Targetkan 6.000 Ibu dan Anak pada 2026

“Tahun ini kami memperluas jangkauan edukasi kepada 50.000 ibu dan bayi di Indonesia melalui kolaborasi aktif bersama tenaga kesehatan di ratusan posyandu, puskesmas, dan rumah sakit,” kata Vania.

Selain edukasi, Baby Happy juga menghadirkan inovasi produk untuk mendukung kesehatan kulit bayi. Produk Baby Happy Soft & Comfort diklaim telah melalui uji klinis hipoalergenik untuk membantu mengurangi risiko ruam popok pada bayi dengan kulit sensitif.

Produk tersebut dilengkapi teknologi Soft Touch yang membuat permukaan popok dua kali lebih lembut serta memiliki daya serap cepat sehingga permukaan popok tetap lebih kering. Teknologi ini dirancang untuk meminimalkan paparan kelembapan pada kulit bayi selama beraktivitas.

KemenPPPA Apresiasi Gerakan Anti Ruam

Festival Gerakan Anti Ruam 2026 di Jakarta juga menjadi momentum kolaborasi lintas sektor. Dalam kegiatan tersebut, Baby Happy bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggelar seremoni penandatanganan Piagam Dukungan Gerakan Anti Ruam sebagai simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Rini Handayani, mengapresiasi komitmen WINGS Group melalui Baby Happy dalam mendukung pemenuhan hak anak Indonesia.

Menurutnya, dunia usaha memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak melalui edukasi kepada orang tua, peningkatan kesadaran mengenai kesehatan bayi, serta kolaborasi dengan pemerintah, tenaga kesehatan, media, dan masyarakat.

Ia mengatakan inisiatif tersebut sejalan dengan tema Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026, yakni “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”

“Masa depan Indonesia tidak dimulai saat anak dewasa, tetapi sejak mereka lahir dan mendapatkan pengasuhan yang penuh kasih. Anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna, tetapi orang tua yang hadir. Kami mengapresiasi inisiatif Baby Happy yang secara konsisten mendampingi orang tua melalui edukasi pengasuhan berbasis kesehatan bagi anak Indonesia,” ujar Rini.

Festival Hadirkan Edukasi dan Hiburan Keluarga

Setelah seremoni, Festival Gerakan Anti Ruam 2026 menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan bagi keluarga. Kegiatan tersebut meliputi parade stroller, baby fun’athlon, aksi ganti popok serentak, meet and greet bersama Kinderflix, serta pengalaman edukatif melalui Laboratorium Anti Ruam.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Baby Happy meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi sejak dini sekaligus mendukung tumbuh kembang anak yang sehat, nyaman, dan optimal.

Melalui Gerakan Anti Ruam, Baby Happy berharap edukasi mengenai pencegahan ruam popok dapat menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia sehingga setiap anak memperoleh hak untuk tumbuh dalam kondisi sehat, nyaman, dan terlindungi sejak masa awal kehidupannya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *