Beritakota.id, Jakarta – Betadine Indonesia memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan menggelar Festival Generasi Berani Exploring sekaligus memperkuat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Betadine mengajak keluarga Indonesia mendukung anak agar aktif bergerak, cakap di ruang digital, serta mengenal budaya bangsa melalui permainan dan eksplorasi.
Festival yang berlangsung di Cibis Park, Jakarta, Sabtu (25/7/2026) itu menghadirkan pemerintah, dokter spesialis anak, pakar tumbuh kembang, komunitas parenting, komunitas permainan tradisional, hingga para orang tua dalam satu gerakan bersama untuk menciptakan ruang eksplorasi yang lebih luas bagi anak Indonesia.
Salah satu agenda utama kegiatan tersebut adalah peluncuran Buku Saku Generasi Berani Exploring, sebuah panduan berisi 100 inspirasi aktivitas bermain dan eksplorasi yang dapat dilakukan anak bersama keluarga.
Buku saku ini disusun melalui kolaborasi Betadine Indonesia dengan dokter spesialis anak, konsultan tumbuh kembang pediatri sosial, komunitas keluarga, serta pegiat permainan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
Seluruh aktivitas yang terdapat di dalam buku telah melalui pendampingan para ahli agar sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak, aman dilakukan, serta mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dorong Anak Aktif di Era Digital
Betadine menilai perlindungan anak di era digital harus berjalan seiring dengan kesempatan bagi anak untuk bermain, bergerak, berinteraksi, dan belajar secara langsung dari lingkungan sekitarnya.
Semangat tersebut sejalan dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya mengandalkan regulasi maupun teknologi, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif keluarga.
“Perlindungan anak tidak akan berhasil tanpa peran keluarga. Ruang digital harus menjadi tempat yang aman, tetapi anak juga perlu memiliki lebih banyak kesempatan untuk bermain, bergerak, berinteraksi, dan belajar melalui pengalaman nyata bersama keluarga. Kolaborasi seperti Gerakan #BiarkanMerekaBerlari menjadi langkah penting untuk membangun generasi yang cakap digital sekaligus sehat secara sosial dan emosional,” ujar Meutya.
Permainan Tradisional Bangun Karakter Anak
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan permainan tradisional merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia yang mampu membentuk karakter anak.
Menurutnya, nilai-nilai seperti gotong royong, sportivitas, kerja sama, dan disiplin yang terkandung dalam permainan tradisional tetap relevan di tengah perkembangan teknologi digital.
“Anak-anak tetap perlu memiliki ruang untuk bermain, bereksplorasi, dan mengenal budaya bangsanya. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan keluarga diharapkan mampu menghidupkan kembali permainan tradisional sekaligus menghadirkan lebih banyak pengalaman nyata yang mendukung tumbuh kembang anak Indonesia,” kata Fadli.
Komitmen Betadine Dampingi Keluarga Indonesia
Country Head iNova Pharmaceuticals Indonesia Benyamin Wuisan mengatakan selama 50 tahun Betadine telah menjadi bagian dari keluarga Indonesia melalui berbagai produk kesehatan.
Kini, komitmen tersebut diperluas melalui Festival Generasi Berani Exploring dan Gerakan #BiarkanMerekaBerlari.
“Melalui Festival Generasi Berani Exploring dan Gerakan #BiarkanMerekaBerlari, kami mempertemukan pemerintah, ahli tumbuh kembang anak, komunitas, dan keluarga untuk menghadirkan lebih banyak ruang bagi anak untuk bermain, bergerak, belajar, dan bereksplorasi, sekaligus membesarkan generasi yang aktif, cakap digital, mencintai budaya, dan memiliki semangat Be Unstoppable,” ujar Benyamin.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, literasi digital, hingga pelestarian budaya.
Bermain Penting untuk Tumbuh Kembang Anak
Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K) menegaskan bahwa bermain merupakan bagian penting dari proses belajar anak.
Ia menjelaskan aktivitas bermain dan bereksplorasi membantu anak mengembangkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir, keberanian mencoba hal baru, serta keterampilan sosial dan emosional.
“Anak belajar paling baik melalui pengalaman. Bermain, bergerak, dan bereksplorasi membantu mereka membangun rasa ingin tahu, keberanian mencoba hal baru, kemampuan berpikir, serta keterampilan sosial dan emosional. Di era digital, perlindungan anak juga mencakup upaya mengurangi risiko penggunaan gawai agar mereka memiliki lebih banyak kesempatan bertumbuh,” jelas Rini.
Baca juga: BeautyFest Asia 2026 Jadi Ajang Betadine Edukasi Higienitas Kulit Generasi Aktif
Buku Saku Jadi Solusi Orang Tua
Founder MoM Academy (MoMA), Widya Safitri, menyambut baik kolaborasi Betadine yang melibatkan komunitas parenting dan pegiat permainan tradisional dalam penyusunan Buku Saku Generasi Berani Exploring.
Menurutnya, banyak orang tua membutuhkan referensi aktivitas ketika mulai membatasi penggunaan gawai pada anak.
“Saat screen time mulai dibatasi, banyak orang tua bertanya, ‘Hari ini main apa, ya?’ Melalui Gerakan #BiarkanMerekaBerlari dan Buku Saku Generasi Berani Exploring, kami berharap semakin banyak orang tua menemukan ide bermain yang sederhana, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Edukasi Penanganan Luka Ringan
Selain mengedukasi pentingnya aktivitas bermain, Betadine juga mengingatkan orang tua agar siap memberikan pertolongan pertama ketika anak mengalami luka ringan saat beraktivitas.
Sebagai bagian dari solusi perawatan luka keluarga, Betadine menghadirkan Betadine Clear, antiseptik bening yang mengandung octenidine dan diperkaya allantoin untuk membantu menenangkan kulit sehingga nyaman digunakan pada anak maupun bayi.
Melalui kampanye ABCD (Ambil Betadine, Cepetan Deh), Betadine mengajak orang tua menerapkan langkah 4C, yakni:
- Chill, tetap tenang saat anak terluka.
- Clean & Disinfect, membersihkan luka dan memberikan antiseptik.
- Cover, melindungi luka bila diperlukan.
- Comfort, memberikan rasa nyaman kepada anak selama proses penyembuhan.
Dukung Generasi Berani dan Sehat
Melalui Festival Generasi Berani Exploring dan Gerakan #BiarkanMerekaBerlari, Betadine berharap semakin banyak keluarga Indonesia menyediakan ruang yang aman bagi anak untuk bermain, bergerak, bereksplorasi, mengenal budaya, serta membangun karakter melalui pengalaman nyata.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi produk antiseptik, edukasi kesehatan, dan kolaborasi sosial sebagai bagian dari upaya mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat, aktif, percaya diri, cakap digital, dan bangga terhadap budaya bangsa.
Masyarakat dapat memperoleh informasi, edukasi, serta inspirasi aktivitas anak melalui akun media sosial resmi @BetadineIndonesia maupun situs resmi Betadine Indonesia. (***)

