Beritakota.id, Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus meningkatkan layanan transportasi publik dengan menambah sejumlah titik pemberhentian Biskita di koridor Jalan Raya Tajur hingga Ciawi. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang mengandalkan angkutan umum dalam beraktivitas.

Saat ini, terdapat sekitar 11 titik pemberhentian Biskita yang telah tersedia di sepanjang jalur tersebut. Penambahan halte ini diharapkan mampu menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, serta terjangkau bagi warga.

Baca juga : Perang Melawan Judi Online, Rudy Susmanto Perkuat Edukasi dan Penindakan di Kabupaten Bogor

Di sisi lain, kebijakan tersebut juga memunculkan respons dari sebagian pengemudi angkutan kota (angkot) yang menyampaikan keberatan karena khawatir terhadap dampaknya pada pendapatan mereka. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pengembangan sistem transportasi massal di Kota Bogor.

Dishub Kota Bogor menegaskan bahwa penambahan titik pemberhentian dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang semakin mudah diakses.

Pemerintah juga diharapkan dapat membangun komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar transformasi transportasi dapat berjalan seimbang, tanpa mengabaikan keberlangsungan mata pencaharian para sopir angkot.

Dengan pengembangan infrastruktur transportasi yang terus dilakukan, Pemkot Bogor menargetkan layanan angkutan umum semakin efektif sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan. (Momo SN/Lukman Hqeem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *