Beritakota.id, Brebes – Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menekankan bahwa kerukunan dan persatuan adalah modal utama dalam membangun bangsa.
Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Brebes yang digelar di Aula Tantya Sudirajati Polres Brebes, Kamis (21/08).
Kapolres Lilik Ardhiansyah lebih rinci menjelaskan strategi pencegahan, termasuk penguatan deteksi dini dari tingkat Polsek hingga jaringan intelijen. Beberapa bidang isu yang diwaspadai meliputi Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, dan Keamanan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mencegah dan menanggulangi konflik. Pencegahan harus dimulai dengan menciptakan kondisi damai dan meredam potensi konflik sejak dini,” tegas Kapolres.
Ia menyoroti beberapa isu yang berpotensi memicu konflik, seperti gesekan antarorganisasi masyarakat, antarkelompok pencak silat, antar suporter sepak bola, hingga persoalan pengelolaan dana desa.
Senada dengan Kapolres, Wakil Bupati Brebes Wurja juga menekankan pentingnya kerukunan masyarakat. “Saya berharap adanya fungsi tiga pilar (TNI, Polri, dan pemerintah daerah) untuk mencegah konflik sosial, demi terciptanya Brebes yang ‘Beres’,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Sapto Broto menambahkan bahwa kolaborasi semua sektor sangat diperlukan dan mengajak semua pihak menjadikan momen kemerdekaan sebagai ajang memupuk persatuan.
Rapat yang dihadiri jajaran Forkopimda ini bertujuan untuk menyikapi dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi potensi konflik sosial di wilayah Brebes.
Ps Kasi Humas Iptu Indra Prasetyo menambahkan, pertemuan ini adalah wadah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi Tiga Pilar.
“Secara keseluruhan, rakor ini bertujuan menciptakan situasi Brebes yang aman, damai, dan stabil melalui kolaborasi yang efektif,” terangnya.

