Beritakota.id, Jakarta – Tren konsumsi kopi dengan susu alternatif berbasis nabati (plant-based milk) terus berkembang di Indonesia. Menyambut fenomena tersebut, MILKLAB, brand susu alternatif pilihan barista asal Australia, menggandeng sejumlah kafe independen di wilayah Greater Jakarta melalui program “Sip, Explore, and Win” yang mengajak pencinta kopi menjelajahi berbagai coffee shop sambil menikmati kreasi minuman berbahan dasar MILKLAB.

Program ini menjadi bagian dari upaya MILKLAB memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri kopi lokal sekaligus mendorong pertumbuhan budaya ngopi yang semakin inklusif dan inovatif di Indonesia.

Regional Director MILKLAB, Willy Low, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar dengan perkembangan kategori minuman berbasis nabati yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Kopi Tepian Sentul: Kafe Alam Hits di Bogor dengan View Sungai Leuwi Goong & Gunung Pancar

“Sejak hadir di Indonesia lebih dari enam tahun lalu, kami melihat perkembangan yang sangat positif pada kategori plant-based beverages, baik dari sisi konsumen maupun pelaku industri. Melalui kolaborasi dengan kafe pilihan di Jakarta dan Greater Jakarta, kami ingin mendukung para barista dan kafe partner dalam menciptakan signature beverages yang inovatif dan menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang berkualitas,” ujar Willy.

Tren Susu Nabati Makin Diminati Penikmat Kopi

Meningkatnya budaya kopi di Indonesia mendorong konsumen mencari pengalaman minum kopi yang lebih personal sesuai gaya hidup mereka. Salah satu tren yang berkembang adalah penggunaan susu alternatif berbasis nabati sebagai pendamping kopi.

MILKLAB hadir dengan berbagai pilihan varian seperti Almond, Oat, Soy, Coconut, dan Macadamia yang dirancang khusus untuk menjaga karakter rasa kopi sekaligus memberikan tekstur yang seimbang.

Regional Marketing Manager MILKLAB, Nellie Lim, menilai kafe-kafe independen memiliki peran besar dalam membentuk tren kopi modern di Indonesia.

“Budaya kopi di Indonesia terus berkembang dengan sangat menarik, khususnya di Greater Jakarta. MILKLAB hadir untuk meningkatkan pengalaman menikmati kopi sekaligus memberikan spotlight bagi kafe independen agar semakin dikenal oleh para pencinta kopi,” kata Nellie.

Selain itu, MILKLAB juga menghadirkan sentuhan budaya kopi khas Melbourne melalui berbagai aktivitas komunitas yang menggabungkan kopi spesialti, musik, dan interaksi sosial.

Program Cafe Hopping Berhadiah

Melalui program “Sip, Explore, and Win”, konsumen dapat mengumpulkan stempel khusus setiap membeli minuman signature berbahan MILKLAB atau melakukan upgrade susu menggunakan varian Almond maupun Oat di kafe-kafe yang berpartisipasi.

Peserta yang berhasil mengumpulkan jumlah stempel tertentu berkesempatan memperoleh berbagai hadiah eksklusif dan merchandise resmi MILKLAB.

Dalam program tersebut, sejumlah kafe juga menghadirkan minuman edisi khusus seperti:

  • Oat Manuka Latte
  • Almond Cafe Latte
  • Coconut Chocolate
  • Berbagai kreasi signature beverage lainnya

MILKLAB juga mengajak pelanggan membagikan pengalaman mereka di media sosial guna memperluas semangat komunitas kopi dan memperkenalkan lebih banyak destinasi kopi lokal.

World Barista Champion Dukung Penggunaan Susu Alternatif

Dukungan terhadap tren susu alternatif juga datang dari Mikael Jasin, yang saat ini menjadi MILKLAB Asia Brand Ambassador.

Menurutnya, konsumen kopi modern kini semakin terbuka terhadap berbagai inovasi dalam menikmati kopi.

“Dairy alternative milk kini bukan sekadar alternatif, tetapi telah menjadi bagian penting dari modern coffee culture,” ujarnya.

Ia menilai penggunaan susu nabati tidak hanya memberikan pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan tertentu, tetapi juga membuka ruang kreativitas lebih luas bagi para barista dalam menciptakan menu baru.

Kafe Lokal Sambut Positif Kolaborasi

Research and Development (R&D) Agreya Coffee, Razi Muhara mengungkapkan penggunaan MILKLAB memberikan alternatif baru bagi pelanggan yang tidak mengonsumsi susu sapi namun tetap ingin menikmati kopi berkualitas.

Menurutnya, karakter rasa MILKLAB dinilai lebih seimbang dibanding sejumlah produk serupa di pasaran.

“Kami memilih MILKLAB karena rasanya tidak terlalu manis, teksturnya smooth, dan tetap menjaga karakter kopi. Untuk menu seperti Javanese Latte maupun berbagai signature drink, hasilnya lebih balance,” jelasnya.

Ia optimistis kolaborasi dengan MILKLAB dapat menjawab kebutuhan pasar yang semakin mencari pilihan minuman kopi yang lebih beragam dan sesuai gaya hidup sehat.

Melalui kolaborasi dengan kafe independen di Greater Jakarta, MILKLAB berharap dapat memperkuat ekosistem industri kopi lokal sekaligus meningkatkan kunjungan konsumen ke berbagai destinasi kopi yang sedang berkembang.

Dengan semakin tingginya minat masyarakat terhadap minuman berbasis nabati, program ini diharapkan mampu memperluas edukasi sekaligus memperkenalkan pengalaman menikmati kopi yang lebih fleksibel, kreatif, dan sesuai kebutuhan konsumen masa kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *