Beritakota.id, Jakarta – Di tengah tekanan terhadap daya beli masyarakat dan melambatnya aktivitas konsumsi yang memengaruhi sektor ritel sepanjang 2025, PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX Express) berhasil mempertahankan stabilitas kinerja bisnisnya. Bahkan, perusahaan jasa pengiriman dengan tagline #JagonyaCOD tersebut mencatat pertumbuhan laba usaha hampir 30 persen di tengah ketatnya persaingan industri logistik nasional.

Direktur PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX Express), Zainal, menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan penyesuaian strategi operasional serta menjalankan berbagai program efisiensi untuk menjaga kualitas layanan sekaligus mempertahankan daya saing di pasar.

“Sepanjang 2025, kondisi perekonomian nasional menghadapi berbagai tantangan yang berdampak pada daya beli masyarakat dan aktivitas konsumsi. Namun, SAPX mampu menjaga stabilitas kinerja operasional secara relatif baik melalui langkah-langkah adaptif dan efisiensi yang berkelanjutan,” ujar Zainal, Rabu (10/6) di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa segmen business to business (B2B) menjadi salah satu penopang utama kinerja perusahaan, terutama dari sektor perbankan, fast moving consumer goods (FMCG), serta pelaku usaha yang menggunakan layanan distribusi dan logistik terintegrasi. Sementara itu, sektor marketplace dan e-commerce tetap menjadi motor utama permintaan layanan pengiriman meski mengalami perlambatan.

Dari sisi kinerja keuangan, SAPX Express membukukan pendapatan sebesar Rp523,13 miliar per 31 Desember 2025. Total aset perusahaan juga tercatat meningkat 6,39 persen menjadi Rp410,53 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp385,88 miliar.

Baca juga: SAPX Express Gelar Public Expose 2023

Perusahaan juga mencatat pertumbuhan laba usaha sebesar 29,72 persen menjadi Rp10,11 miliar pada 2025, naik dari Rp7,80 miliar pada tahun sebelumnya. Namun demikian, laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp9,56 miliar, turun 58,98 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai Rp23,30 miliar.

Kinerja tersebut turut mendapat pengakuan dari sejumlah mitra strategis dan pelaku industri. SAPX Express meraih penghargaan Best Courier Partner 2025 dari DHL serta The Best Logistic Partner 2025 dari Everpro, yang menegaskan posisinya sebagai mitra logistik terpercaya di sektor e-commerce dan UMKM.

Selain itu, perusahaan juga memperoleh penghargaan Operational Excellence dalam ajang Asia Consumer Sourcing Expo (CSE Asia) Indonesia. Pencapaian ini memperkuat posisi SAPX di tengah kompetisi industri kurir yang semakin ketat.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 10 Juni 2026, SAPX Express mengajukan sejumlah agenda strategis, mulai dari persetujuan laporan keuangan, penetapan penggunaan laba bersih, remunerasi direksi dan komisaris, hingga penunjukan auditor untuk tahun buku 2026, serta rencana penguatan struktur pembiayaan perusahaan ke depan.

Zainal menegaskan bahwa di tengah persaingan industri yang semakin ketat, perusahaan terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi keberlanjutan bisnis jangka panjang.

“Penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis perseroan dan upaya kami untuk terus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *