Beritakota.id, Jakarta – Era baru sepak bola Indonesia dimulai dengan kehadiran pelatih asal Inggris, John Herdman, yang resmi ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert. Keputusan ini diambil menyusul kegagalan Timnas Indonesia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah tersingkir pada ronde keempat kualifikasi zona Asia.

Herdman, yang memiliki rekam jejak mentereng bersama Timnas Kanada, menegaskan bahwa tekanan besar yang menyertainya bukanlah hal yang perlu ditakuti, melainkan sebuah “keistimewaan” yang harus diubah menjadi energi positif.

“Tidak ada tekanan, ini adalah sebuah keistimewaan. Anda datang ke sebuah organisasi, memimpin sebuah tim, dan memikul harapan sebuah bangsa. Beban itu bisa menjadi kutukan, atau justru berkah,” ujar Herdman dalam perkenalan resminya di Jakarta, Selasa (13/1).

Ia menekankan pentingnya membangun mentalitas juara yang mampu mengubah ekspektasi publik menjadi dorongan untuk meraih prestasi, mencontohkan pengalamannya membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian 36 tahun.

Herdman mengajak seluruh pihak untuk melihat perjalanan Timnas Indonesia sebagai sebuah proses jangka panjang yang membutuhkan komitmen dan konsistensi. Ia meyakini bahwa tekanan publik justru akan membentuk karakter tim dan mendorong pemain untuk mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia.

“Kami akan mendengarkan para penggemar dan menggunakan energi mereka. Namun, lolos ke Piala Dunia tidak terjadi dalam semalam. Indonesia sudah membuat satu langkah besar, langkah yang sangat besar. Sekarang tugas kami adalah mengambil langkah berikutnya,” pungkasnya, penuh keyakinan akan potensi sepak bola nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *