Beritakota.id, Brebes — Di balik peningkatan kinerja layanan kesehatan primer di Puskesmas Brebes, nama dr. Heru Padmonobo, M.Kes., menjadi salah satu figur kunci. Dokter lulusan Universitas Diponegoro ini dikenal berpengalaman memimpin fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Brebes.
Heru menyelesaikan pendidikan dokter umum dan magister kesehatan di Universitas Diponegoro, Semarang. Latar belakang akademik tersebut menjadi bekal dalam perjalanan kariernya di bidang kesehatan masyarakat. Sebelum memimpin Puskesmas Brebes, ia pernah menjabat Kepala Puskesmas Bojongsari Losari, Kepala Puskesmas Jatirokeh, serta Kepala Puskesmas Jatibarang.
Selain menjalankan tugas struktural, Heru juga dipercaya sebagai Ketua Paguyuban Kepala Puskesmas Kabupaten Brebes. Posisi itu menempatkannya sebagai penghubung koordinasi antar puskesmas, terutama dalam penguatan layanan kesehatan primer dan kebijakan teknis di lapangan.
Di bawah kepemimpinannya, Puskesmas Brebes mencatat capaian signifikan, khususnya pada program vaksinasi Covid-19. Cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 95 persen, dosis kedua 92 persen, booster pertama 80 persen, dan booster kedua 30 persen. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kolaborasi lintas sektor dan pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Pendekatan itu diwujudkan melalui berbagai inovasi layanan, seperti vaksinasi keliling ke pasar, desa, pusat perbelanjaan, pegadaian, hingga ruang publik lainnya. Puskesmas Brebes juga menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, perangkat desa, hingga unsur masyarakat lainnya.
Kinerja Puskesmas Brebes di masa pandemi turut mendapat pengakuan nasional. Pada 2023, Kementerian Kesehatan RI menganugerahkan PPKM Award kepada Puskesmas Brebes sebagai Satgas Penanganan Covid-19 terbaik. Selain itu, Komisi Ombudsman memberikan penghargaan kepada Puskesmas Brebes sebagai instansi dengan pelayanan publik terbaik di Kabupaten Brebes pada 2022 dan 2023.
Di bidang akademik, Heru juga aktif menulis. Ia tercatat memiliki dua publikasi ilmiah di bidang kesehatan. Pada 2019, ia memperoleh MEXT Network Scholarship, yang semakin memperkaya perspektifnya dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis tata kelola dan mutu pelayanan.
Melalui kombinasi pengalaman lapangan, kepemimpinan organisasi, serta pendekatan kolaboratif, dr. Heru Padmonobo menempatkan Puskesmas Brebes sebagai salah satu contoh penguatan layanan kesehatan primer di tingkat daerah.

