Beritakota.id, Jakarta – Di tengah riuhnya agenda berbuka puasa di ibu kota, ibis Styles Jakarta Simatupang menghadirkan pendekatan yang terasa segar—dan, boleh jadi, lebih mencerminkan denyut kota hari ini. Bertajuk Urban Flavours of Ramadan, program ifṭar ini tidak sekadar menawarkan deretan hidangan untuk mengakhiri puasa, tetapi merancang sebuah pengalaman kuliner yang menangkap semangat urban Jakarta: dinamis, inklusif, dan selalu lapar akan hal baru.
Alih-alih mengandalkan format buffet konvensional dengan menu yang mudah ditebak, konsep yang diusung memadukan lanskap street food kekinian dengan sentuhan hospitality modern. Hasilnya adalah atmosfer berbuka yang lebih kasual namun tetap terkurasi—di mana jajanan viral yang biasa ditemui di sudut-sudut kota kini hadir dalam setting yang lebih rapi dan nyaman.
Baca juga Tamarin Hotel Jakarta Hadirkan Kampoeng Ramadhan 2026, Sajikan 40+ Menu Nusantara untuk Buka Puasa
Lebih dari 99 pilihan menu disiapkan untuk memanjakan tamu. Roti Jozz dengan aroma bakaran yang menggoda, Kebab Kambing yang juicy, hingga jajanan nostalgia seperti telur gulung hadir berdampingan dengan odeng khas Korea yang hangat. Ada pula Chicken Shihlin yang gurih, Seafood Tumpah yang kaya rasa, hingga Pasta Street Cheese yang memadukan comfort food Barat dengan gaya street yang playful. Kombinasi ini terasa seperti peta rasa Jakarta hari ini—lintas budaya, lintas generasi, dan lintas selera.
Menurut Galuh Wijayanti, General Manager ibis Styles Jakarta Simatupang, program ini dirancang untuk menghadirkan suasana berbuka yang lebih relevan dengan dinamika kota. Bukan sekadar makan bersama, tetapi momen untuk merayakan kebersamaan dalam suasana yang lebih santai dan kekinian. Pernyataan tersebut sejalan dengan karakter ibis Styles yang selama ini dikenal playful dan penuh warna—tidak terlalu formal, namun tetap stylish.
Secara visual, konsep urban yang diusung juga tercermin dalam tata ruang dan presentasi hidangan. Elemen desain yang modern berpadu dengan ambience yang hangat, menciptakan ruang yang ideal untuk berbagai jenis pertemuan—mulai dari ifṭar keluarga hingga agenda buka puasa bersama kolega kantor. Lokasinya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, yang dekat dengan akses MRT serta pusat gaya hidup kota, menjadikan hotel ini pilihan yang praktis tanpa harus mengorbankan estetika.
Periode penawaran spesial berlangsung pada 19–23 Februari dan 15–18 Maret 2026 dengan harga promo sekitar Rp 228.000 nett per orang. Di luar periode tersebut, paket ifṭar ini ditawarkan dengan harga normal sekitar Rp 278.000 nett per orang—angka yang relatif kompetitif untuk pengalaman berbuka dengan ragam menu seluas ini.
Di tengah tren Ramadan yang kian kompetitif, Urban Flavours of Ramadan menunjukkan bagaimana hotel mid-scale dapat membaca perubahan selera publik urban. Buka puasa bukan lagi semata ritual tahunan, melainkan bagian dari gaya hidup—momen untuk berbagi cerita, berburu rasa baru, dan menikmati kota dalam tempo yang sedikit lebih lambat. Dalam konteks itu, ibis Styles Jakarta Simatupang berhasil menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar buffet: sebuah refleksi kecil tentang bagaimana tradisi dan tren dapat berjalan beriringan di meja yang sama. (Lukman Hqeem)

