Beritakota.id, Palestina – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan dari masyarakat Indonesia berupa 2.310 porsi hidangan berbuka puasa bagi warga Palestina di kawasan Masjid Al-Aqsa pada Ramadan 1447 H.

Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menyampaikan rasa syukur karena amanah zakat dan sedekah masyarakat Indonesia dapat tersalurkan dengan baik, salah satunya melalui program bantuan pangan untuk berbuka puasa.

“Alhamdulillah, 2.310 porsi hidangan berbuka puasa telah sampai dan dibagikan kepada warga serta jemaah di sekitar kawasan Masjid Al-Aqsa. Menu yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan konsumsi masyarakat setempat,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS RI dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat Palestina, khususnya di tengah situasi kemanusiaan yang belum stabil. Keterbatasan akses pangan di sejumlah wilayah membuat bantuan internasional, termasuk dari Indonesia, sangat dibutuhkan, terutama saat Ramadan ketika kebutuhan konsumsi meningkat.

Baca juga: BAZNAS RI Matangkan Skema Distribusi Bantuan Kemanusiaan Gaza Bersama Dubes Palestina

Menurut Noor Achmad, program bantuan berbuka puasa ini diharapkan dapat meringankan beban warga Palestina sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan suci.

“BAZNAS mewakili masyarakat Indonesia akan terus hadir memberikan dukungan di masa-masa sulit. Kami ingin saudara-saudara kita di Palestina merasakan bahwa mereka tidak sendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan, BAZNAS RI memastikan setiap bantuan Palestina disalurkan secara tepat sasaran dengan menggandeng mitra kemanusiaan terpercaya di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas distribusi bantuan.

BAZNAS juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat solidaritas melalui zakat, infak, dan sedekah. Dukungan dapat disalurkan melalui program Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Palestina selama Ramadan.

“Zakat menguatkan bukan hanya di Indonesia, tetapi juga dalam misi kemanusiaan dunia,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *