Beritakota.id, Jakarta – Prestasi gemilang Veda Ega Pratama menjadi tonggak baru bagi dunia motorsport Indonesia. Ia resmi menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu naik podium di kelas Moto3, salah satu level kompetisi paling kompetitif dalam ajang MotoGP.

Capaian tersebut bukan hasil instan. Perjalanan Veda dimulai sejak 2021 ketika ia mengasah kemampuan di Pertamina Mandalika International Circuit melalui ajang Asia Talent Cup. Dari lintasan Mandalika, bakatnya terus berkembang hingga akhirnya keluar sebagai Juara Asia Talent Cup 2023.

Kariernya kemudian melesat. Veda tampil konsisten di Mandalika Racing Series sebelum menembus ajang internasional Red Bull Rookies Cup 2025 dan meraih posisi runner-up. Pencapaian tersebut menjadi batu loncatan penting yang membawanya ke level Moto3.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Veda menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet serta dukungan infrastruktur balap di Indonesia mulai menunjukkan hasil.

Hal senada disampaikan perwakilan Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, yang optimistis kehadiran Veda di MotoGP Indonesia 2026 akan memberikan dampak besar, tidak hanya bagi olahraga, tetapi juga bagi generasi muda.

Baca juga: Sambut MotoGP Mandalika, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Stok BBM 5 Kali Lipat

“Ini bukan hanya soal balapan, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi dan berprestasi di tingkat dunia,” ujarnya.

Kini, perhatian publik tertuju ke Mandalika. Kehadiran Veda di lintasan kebanggaan Indonesia bukan sekadar sebagai pembalap, tetapi juga simbol kebangkitan motorsport nasional.

Perjalanan Veda menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diraih melalui kerja keras, konsistensi, dan dukungan yang tepat. Dari Mandalika ke panggung dunia, ia telah membuka jalan bagi generasi berikutnya—dan kini kembali pulang untuk menginspirasi negeri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *