Beritakota.id, Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) resmi memulai proses audit laporan keuangan Tahun 2025 di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Sosial (Kemensos). Langkah ini menjadi bagian krusial dalam memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Anggota III BPK, Akhsanul Khaq, menjelaskan bahwa entry meeting merupakan tahapan awal dalam rangka pemeriksaan laporan keuangan kementerian.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya di Jakarta.
BPK Fokus Audit di Kemenpora
Dalam entry meeting bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, BPK menegaskan bahwa pemeriksaan bertujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan Tahun 2025.
Penilaian audit mencakup sejumlah aspek utama, antara lain:
- Kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)
- Kecukupan pengungkapan laporan keuangan
- Kepatuhan terhadap regulasi
- Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI)
Selain itu, audit juga akan menyoroti area strategis seperti implementasi sistem aplikasi keuangan, pengelolaan belanja, serta penguatan pengendalian internal guna meningkatkan kualitas pelaporan kinerja pemerintah.
Akhsanul menekankan pentingnya dukungan dari seluruh jajaran Kemenpora dalam menyediakan data dan informasi selama proses audit berlangsung.
Baca juga: IAW Bongkar 1.305 Temuan BPK di Kementerian PU, Ini Ujian Kepemimpinan Menteri Dody
Pemeriksaan Kemensos: Sorotan pada Bansos
Di Kementerian Sosial, BPK juga menggelar entry meeting untuk audit laporan keuangan Tahun 2025. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan, khususnya dalam pengelolaan belanja dan program bantuan sosial.
Dalam pertemuan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, BPK menyampaikan fokus audit meliputi:
- Pengujian pengelolaan belanja barang
- Penyaluran bantuan sosial
- Akurasi pelaporan keuangan
- Efektivitas Sistem Pengendalian Intern
“BPK berkomitmen untuk bersinergi sebagai mitra Kemensos dalam meningkatkan tata kelola keuangan negara dan kinerja pelayanan publik,” kata Akhsanul.
Dorong Akuntabilitas dan Perbaikan Berkelanjutan
Melalui proses audit ini, Badan Pemeriksa Keuangan tidak hanya bertugas memberikan opini atas laporan keuangan, tetapi juga menyusun rekomendasi yang konstruktif bagi kementerian terkait.
Rekomendasi tersebut diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas, meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran negara, serta mendorong perbaikan kinerja pelayanan publik di berbagai sektor strategis secara berkelanjutan. (***)