Beritakota.id, Jakarta – Suasana haru menyelimuti ruang VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Tiga putra terbaik bangsa tersebut adalah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ketiganya disemayamkan dalam peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih, dengan foto diri berlatar lambang Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai simbol pengabdian mereka di panggung internasional.

Dalam suasana khidmat, Presiden Prabowo satu per satu menghampiri peti jenazah, dimulai dari Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ia kemudian menghampiri keluarga yang ditinggalkan, menepuk pundak istri dan ibunda almarhum sebagai bentuk empati dan dukungan moral.

Baca juga: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Pastikan Repatriasi Aman di Tengah Konflik

Momen paling menyentuh terjadi saat Presiden menghampiri anak dari Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan. Dengan penuh haru, Prabowo mencium kening anak tersebut, menghadirkan suasana duka yang begitu mendalam di antara para pelayat.

Presiden juga memberikan penghormatan terakhir kepada Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar serta menyampaikan belasungkawa langsung kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Dalam prosesi tersebut, Presiden didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Panglima TNI Agus Subiyanto.

Baca juga: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta dan Santunan Miliaran

Tak lama sebelum prosesi pemberangkatan jenazah, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono turut hadir dan menyampaikan penghormatan terakhir. Ia tampak mengenakan baret biru khas pasukan perdamaian PBB, menegaskan solidaritas terhadap misi kemanusiaan global.

Prosesi pelepasan jenazah kemudian dilanjutkan di apron Terminal 3, dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Para prajurit yang gugur itu diantar dengan upacara militer penuh kehormatan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian mereka.

Kepergian ketiga prajurit ini menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Namun, pengorbanan mereka dalam menjaga perdamaian dunia akan selalu dikenang sebagai bukti nyata dedikasi tanpa batas demi kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *