Beritakota.id, Jakarta – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau relatif stabil pada perdagangan awal pekan, Senin (4/5/2026). Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia di Butik Pulo Gadung, Jakarta Timur, harga emas turun tipis Rp1.000 menjadi Rp2.795.000 per gram.

Penurunan tipis ini mencerminkan kondisi pasar emas yang cenderung bergerak sideways di tengah dinamika global. Sehari sebelumnya, harga emas Antam masih berada di level Rp2.796.000 per gram.

Tak hanya harga jual, nilai jual kembali (buyback) emas Antam juga mengalami penyesuaian. Hari ini, harga buyback turun Rp1.000 menjadi Rp2.585.000 per gram. Koreksi ini menjadi perhatian bagi investor yang memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven).

Baca Juga: Emas Anjlok Jelang Akhir April, Ini Daftar Harga Terbaru Galeri24 dan UBS

Pajak Emas Masih Jadi Perhatian Investor

Dalam setiap transaksi emas batangan, pemerintah telah menetapkan aturan pajak melalui PMK Nomor 48 Tahun 2023. Pembelian emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 yang langsung dipungut saat transaksi.

Tarif pajak dibedakan berdasarkan kepemilikan NPWP:

Pemilik NPWP: 0,25%
Non-NPWP: 0,5%

Sebagai ilustrasi, jika harga emas Rp1.000.000 per gram, maka total yang dibayarkan pembeli dengan NPWP menjadi Rp1.002.500.

Kebijakan ini dinilai penting untuk meningkatkan transparansi sekaligus penerimaan negara dari sektor perdagangan logam mulia.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Antam per Senin (4/5/2026):

0,5 gram: Rp1.447.500
1 gram: Rp2.795.000
2 gram: Rp5.530.000
3 gram: Rp8.270.000
5 gram: Rp13.750.000
10 gram: Rp27.445.000
25 gram: Rp68.487.000
50 gram: Rp136.895.000
100 gram: Rp273.712.000
250 gram: Rp684.015.000
500 gram: Rp1.367.820.000
1.000 gram: Rp2.735.600.000
Prospek Emas ke Depan

Analis memperkirakan harga emas masih akan bergerak fluktuatif mengikuti sentimen global, seperti kebijakan suku bunga bank sentral dan ketegangan geopolitik. Meski turun tipis hari ini, emas tetap menjadi pilihan utama investor konservatif untuk menjaga nilai aset.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *