Beritakota.id, Jakarta – BNI Sekuritas memperkuat komitmennya dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Salah satu langkah konkret diwujudkan lewat kolaborasi bersama Yayasan Emmanuel dalam program Technology Integration in Education Programme (TIEP), sebuah pelatihan teknis yang ditujukan bagi guru dan pimpinan sekolah untuk menghadapi era pembelajaran berbasis deep learning, coding, dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi pendidikan nasional, khususnya dalam mempersiapkan tenaga pendidik agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Penutupan rangkaian TIEP Angkatan I digelar pada 27 April 2026 di kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari sektor pendidikan dan industri keuangan.

Baca juga : Kredit BNI Melonjak 20 Persen di Kuartal I 2026

Hadir dalam acara tersebut antara lain SVP Finance & Strategy BNI Sekuritas Nicodemus F. Apthioman, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Sarjoko, serta jajaran pimpinan sekolah dari Jakarta Intercultural School, Mentari Intercultural School Jakarta, Mentari Intercultural School Bintaro, dan Beacon Academy.

Nicodemus mengatakan, melalui TIEP, BNI Sekuritas ingin membantu para guru sekolah negeri agar mampu mengintegrasikan teknologi, coding, dan AI ke dalam proses belajar mengajar. Menurutnya, dunia industri saat ini sangat bergantung pada data, analitik, dan pengambilan keputusan berbasis teknologi sehingga sektor pendidikan juga perlu bergerak seiring perkembangan tersebut.

“Sebagai perusahaan di industri keuangan, kami sehari-hari berhadapan dengan data, analitik, dan pengambilan keputusan berbasis teknologi. Kami meyakini bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan perusahaan adalah investasi pada generasi penerus bangsa dan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Ketua Yayasan Emmanuel, Esther Witjaksana menjelaskan, program ini melibatkan sedikitnya 60 guru dan kepala sekolah dari enam sekolah berbeda. Inisiatif tersebut diperkirakan memberi dampak kepada sekitar 1.900 siswa yang berasal dari SDN Gambir 01, SLB Ulaka Penca, SDN Cempaka Baru 07, SDN Kedaung Kaliangke 03, SDN Srengseng Sawah 07, dan SDN Kembangan Utara 07.

Salah satu peserta program, Kepala Sekolah SDN Cempaka Baru 07 Ibu Darmiati Umar, mengaku pelatihan TIEP membantu proses pembelajaran di sekolah menjadi lebih interaktif dan menarik. Ia mencontohkan penggunaan AI dan aplikasi astronomi Star Chart untuk menampilkan visualisasi tata surya sehingga murid lebih antusias mengikuti pelajaran.

Bhakti Sosial BNI Sekuritas Di Wilayah Bencana

Selain fokus pada pengembangan pendidikan, BNI Sekuritas juga menjalankan sejumlah program sosial lain pada awal 2026, termasuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik bersama organisasi-regulasi mandiri (SRO) pasar modal serta pelaku industri keuangan.

Secara berkelanjutan, program TJSL BNI Sekuritas dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni literasi dan inklusi keuangan, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. (Lukman Hqeem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *