Beritakota.id, Brebes – Penguatan sinergi antar Aparat Penegak Hukum (APH) menjadi langkah strategis dalam mendukung sistem penegakan hukum yang profesional, terpadu, dan berintegritas.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi yang dilakukan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto, ke Kantor Kejaksaan Negeri Brebes, Selasa (19/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi dan kolaborasi kelembagaan, terlebih karena kedua pimpinan instansi sama-sama baru mengemban amanah di Kabupaten Brebes.

Kehadiran Kalapas Brebes disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Muhammad Indra Muda Nasution, dalam suasana hangat dan penuh semangat sinergi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi.

Fokus pembahasan meliputi administrasi perkara, kelancaran pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan, sinkronisasi layanan hukum, hingga penguatan aspek keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Selain itu, koordinasi ini juga menjadi sarana memperkuat kesamaan persepsi antar APH dalam mendukung sistem peradilan pidana terpadu sekaligus meningkatkan efektivitas komunikasi lintas lembaga.

Baca juga: Kepala Lapas Brebes Sambangi Polres, Bahas Penguatan Keamanan dan Ketertiban

Kalapas Brebes, Mudo Mulyanto, menegaskan bahwa sinergitas lintas sektor memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.

“Melalui koordinasi ini, kami berharap hubungan kerja antara Lapas Brebes dan Kejaksaan Negeri Brebes semakin solid sehingga pelaksanaan tugas, khususnya terkait pelayanan hukum, administrasi perkara, dan pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal, profesional, dan sesuai ketentuan,” ujar Mudo Mulyanto.

Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik antar lembaga menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas keamanan dan kelancaran tugas di lapangan.

Sementara itu, Kajari Brebes Muhammad Indra Muda Nasution mengapresiasi langkah koordinasi yang dilakukan jajaran Lapas Brebes.

Menurutnya, kolaborasi antar APH menjadi fondasi utama dalam mewujudkan sistem penegakan hukum yang efektif, transparan, dan berkeadilan.

“Sinergi dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam menciptakan pelaksanaan tugas yang efektif, profesional, dan akuntabel. Kami berharap komunikasi yang baik ini terus terjalin demi mendukung pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, hubungan kelembagaan antara Lapas Brebes dan Kejaksaan Negeri Brebes diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama mendukung penegakan hukum yang humanis, profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *