Beritakota.id, Jakarta – Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Selasa (21/7). Memasuki penyelenggaraan ke-20, pameran Business-to-Business (B2B) ini menghadirkan lebih dari 500 perusahaan dari 32 negara sebagai wadah memperluas perdagangan, investasi, dan kolaborasi di sektor makanan, minuman, serta hospitality.

Pembukaan FHI 2026 dilakukan oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, didampingi Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif Yuke Sri Rahayu, Country General Manager PT Pamerindo Indonesia Lia Indriasari, dan Portfolio Director FHI Meysia Stephannie.

Menteri Pariwisata Widiyanti mengatakan FHI menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara sektor pariwisata, kuliner, dan hospitality dalam meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Baca Juga: FHI 2025: Sukses Dorong Keberlanjutan Industri Kuliner

Menurutnya, gastronomi dan layanan hospitality kini menjadi bagian penting dalam memperkuat citra Wonderful Indonesia, sehingga diperlukan kolaborasi yang mampu mempertemukan produsen lokal dengan pembeli internasional serta mendorong investasi dan kemitraan baru.

Prospek industri juga didukung kondisi ekonomi nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan, sementara sektor akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 13,14 persen.

Portfolio Director FHI 2026, Meysia Stephannie, mengatakan meningkatnya investasi dan permintaan pasar menjadikan Indonesia sebagai salah satu tujuan strategis bagi pelaku industri global.

Baca Juga: Terkait Mitra Prancis, Krista Exhibitions Pastikan Pameran 2026 Berjalan

“Melalui FHI 2026 kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat investasi, serta mendorong lahirnya kemitraan strategis yang meningkatkan daya saing industri Indonesia di tingkat global,” ujarnya.

Selama 21–24 Juli 2026, FHI menghadirkan ribuan produk, teknologi, dan solusi industri, serta bersinergi dengan Hotelex Indonesia, Fine Furniture & Deco Asia (FFDA), dan PROPAK Indonesia untuk membangun ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi.

Pameran ini juga menggelar FHI Business Matching Programme yang menargetkan lebih dari 2.000 pertemuan bisnis antara exhibitor dan buyer dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, berbagai seminar, workshop, dan kompetisi internasional seperti Tea Masters Cup, Indonesia Barista Championship, hingga World Fashion Drinks Competition Indonesia Division turut digelar untuk meningkatkan kompetensi pelaku industri.

FHI 2026 juga mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui berbagai program pengelolaan limbah, penggunaan energi ramah lingkungan, hingga kolaborasi inklusif yang melibatkan penyandang disabilitas.

Pameran masih berlangsung hingga 24 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran dan terbuka bagi pelaku industri maupun profesional yang ingin memperluas jaringan bisnis serta mengikuti berbagai program edukasi dan business matching.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *