Beritakota.id, Jakarta – Sekber Wartawan Indonesia (SWI) bersama Plasticpay sukses menyelenggarakan SWI Green Impact 2026 di Grand Ballroom United Tractors, Jakarta. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk mengurangi sampah plastik sekaligus memperkuat implementasi ekonomi sirkular di Indonesia.
Melalui kolaborasi tersebut, SWI dan Plasticpay menunjukkan bahwa pengelolaan sampah plastik dapat dilakukan secara lebih mudah, efisien, serta memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat melalui teknologi Reverse Vending Machine (RVM).
Selama pelaksanaan program, sejumlah capaian positif berhasil diraih, di antaranya terkumpul 66,2 kilogram atau sekitar 3.540 botol plastik, dengan melibatkan 19 peserta yang melakukan 68 transaksi.
Dari aktivitas tersebut, sebanyak 708.000 poin atau setara Rp708.000 berhasil disalurkan kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam mendukung pengelolaan sampah plastik.
Selain memberikan insentif ekonomi, program ini juga menghasilkan dampak positif terhadap lingkungan. Berdasarkan data Plasticpay, kegiatan tersebut mampu mengurangi jejak karbon hingga 350.460 gram, menyelamatkan lahan seluas 55,93 meter persegi, serta memberikan dampak setara dengan pertumbuhan 15 pohon.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah berbasis teknologi tidak hanya mampu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pendekatan ekonomi sirkular.
Acara SWI Green Impact 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup RI, Agus Rusly, Pelaksana Tugas Deputi II Kantor Staf Kepresidenan, Prof. Popy Rufaidah, serta Staf Public Engagement Eksekutif Nasional WALHI, Sandi Saputra Pulungan.
Kehadiran para narasumber tersebut menunjukkan dukungan terhadap berbagai inisiatif kolaboratif yang melibatkan masyarakat dalam pengurangan sampah plastik sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia.
Ketua Umum Sekber Wartawan Indonesia (SWI), Iskandar, mengatakan kolaborasi ini menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan sosial.
“Kami ingin wartawan tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang membawa dampak positif bagi bumi,” ujar Iskandar.
Sementara itu, Strategic Communication Plasticpay, Imam Pesuwaryantoro, menegaskan bahwa inovasi Reverse Vending Machine (RVM) menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah plastik.
Melalui sistem tersebut, botol plastik yang disetorkan akan dikonversi menjadi poin yang dapat ditukar menjadi saldo rekening bank maupun dompet digital (e-wallet), sehingga masyarakat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat, sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat luas merupakan kunci dalam mempercepat penerapan ekonomi sirkular di Indonesia.
SWI dan Plasticpay berharap kolaborasi ini dapat menjadi model bagi perusahaan maupun berbagai institusi dalam menjalankan program Environmental, Social, and Governance (ESG), Corporate Social Responsibility (CSR), serta Extended Producer Responsibility (EPR) yang melibatkan masyarakat secara langsung dan menghasilkan dampak lingkungan yang terukur.
Melalui pendekatan berbasis data dan teknologi, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia usaha, masyarakat, serta lingkungan hidup. (***)

