Beritakota.id, Bogor – Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, selama dua hari, 18–19 Juli 2026. Kegiatan tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan, sosialisasi pengelolaan sampah, hingga penyerahan mesin pengelolaan sampah kepada pemerintah desa sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Teknik Mesin UNJ sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Ketua Pelaksana Dies Natalis Teknik Mesin UNJ, Alessandro Bagasjoro, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap persoalan lingkungan sekaligus sarana mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Kami datang ke Desa Sukamanah untuk melaksanakan program bersih-bersih lingkungan bersama masyarakat. Selain itu, kami juga memberikan sosialisasi dan menyerahkan mesin pengelolaan sampah sebagai bentuk pengabdian dari mahasiswa Program Studi S1 Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta,” ujar Alessandro, Minggu (19/7/2026).
Sebanyak 75 mahasiswa diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat membersihkan lingkungan sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.
Menurut Alessandro, mesin pengelolaan sampah yang diserahkan diharapkan mampu membantu masyarakat mengurangi volume sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Selain menghadirkan teknologi sederhana, mahasiswa juga mengajak warga membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui semangat gotong royong, pengelolaan sampah dinilai akan lebih efektif apabila melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Baca juga: Ketua dan Sekjen IKA UNJ Kukuhkan Mujahidin sebagai Ketua IKA UNJ Jawa Tengah
Program tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam melahirkan inovasi yang dapat menjawab berbagai persoalan lingkungan di tingkat desa.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Sukamanah. Kepala Desa Sukamanah, Irmayani, mengapresiasi kontribusi mahasiswa Teknik Mesin UNJ yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, aksi bersih-bersih lingkungan dan edukasi pengelolaan sampah menjadi contoh baik dalam membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
“Sosialisasi tempat pembakaran dari mahasiswa ini memberikan contoh sangat baik. Hal ini sangat bermanfaat, kehadiran mahasiswa dan tentunya kami minta berkelanjutan,” kata Irmayani.
Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan.
Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, upaya pengelolaan sampah di Desa Sukamanah diharapkan semakin berkembang sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak dari tingkat desa. (***)

