Beritakota.id, Tangerang Selatan – Universitas Terbuka (UT) Jakarta menyelenggarakan kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Tahap 1 dan Klinik Ujian di Gedung Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk mengenal sistem pembelajaran di Universitas Terbuka sekaligus memahami berbagai layanan akademik yang akan mendukung perjalanan studi mereka.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. dan Direktur UT Jakarta Drs. Moh. Muzammil, M.M., yang memberikan motivasi serta pembekalan kepada para mahasiswa baru.

Momentum OSMB Tahap 1 ini terasa istimewa karena diikuti oleh 2.529 mahasiswa baru yang berasal dari berbagai kota dan kabupaten di wilayah layanan UT Jakarta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Universitas Terbuka dan Mars Universitas Terbuka. Setelah itu, mahasiswa baru mendapatkan pemaparan mengenai sistem pembelajaran jarak jauh, layanan akademik dan kemahasiswaan, penggunaan platform digital pembelajaran, hingga Klinik Ujian yang memberikan panduan teknis pelaksanaan ujian di UT.
Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta motivasi akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang fleksibel dan mandiri.
Mengusung tema “Bukan Kampus Biasa! OSMB Tahap 1 UT Jakarta Tunjukkan Peran Nyata untuk Negeri”, kegiatan ini menegaskan bahwa kuliah di Universitas Terbuka bukan sekadar memperoleh gelar akademik. Mahasiswa diajak untuk berani belajar, aktif berdiskusi, membangun jejaring, serta memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui sistem pembelajaran yang terbuka dan fleksibel, UT memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga negara untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan tinggi.
Baca juga: UT Jakarta Gelar OSMB Tahap 1, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas Bagi Mahasiswa Baru
Direktur UT Jakarta Drs. Moh. Muzammil, M.M dalam sambutannya menegaskan bahwa UT hadir sebagai solusi pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Menurutnya, sejak didirikan, Universitas Terbuka memiliki misi memperluas akses pendidikan tinggi agar semakin banyak warga negara yang memperoleh kesempatan kuliah tanpa terbebani biaya yang mahal.
“Mengembangkan diri melalui pendidikan adalah kebutuhan setiap warga negara. UT Jakarta hadir untuk memfasilitasi masyarakat meningkatkan kualifikasi pendidikannya. Selama ini UT telah berkontribusi bagi bangsa melalui peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Sejak awal berdiri, misi UT adalah memperluas akses perguruan tinggi sehingga pendidikan tidak boleh mahal. Dengan biaya yang terjangkau, mahasiswa tetap mendapatkan kualitas yang sama baiknya. Modul-modul UT ditulis oleh para doktor, disusun berdasarkan standar akademik, kemudian dievaluasi dan direview oleh para pakar untuk memastikan kualitasnya,” ujar Muzammil.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar bangga menjadi bagian dari Universitas Terbuka yang saat ini telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dengan akreditasi unggul.
Menurutnya, mahasiswa UT Jakarta merupakan bagian dari ribuan insan pembelajar yang memiliki kesempatan besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Kalian harus bangga berkuliah di kampus yang memiliki Akreditasi Unggul, berstatus PTN-BH, didukung dosen-dosen berkualitas, dan menjadi bagian dari ribuan mahasiswa UT Jakarta yang sedang berjuang meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto dalam sesi dialog dan konferensi pers menekankan bahwa UT merupakan perguruan tinggi yang dibangun atas prinsip inklusivitas, fleksibilitas, dan keterjangkauan.
Menurutnya, UT membuka kesempatan belajar bagi siapa saja tanpa memandang usia, pekerjaan, lokasi tempat tinggal, maupun latar belakang sosial. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang didukung teknologi digital, mahasiswa dapat belajar sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing tanpa harus meninggalkan aktivitas utama mereka.
Rektor juga menegaskan bahwa kualitas pendidikan UT dijamin melalui sistem penjaminan mutu yang ketat, akreditasi yang diakui secara nasional maupun internasional, serta proses evaluasi berkelanjutan pada seluruh layanan akademik.
Menjawab pertanyaan mengenai upaya meningkatkan kenyamanan mahasiswa dalam belajar, Rektor menjelaskan bahwa UT terus mengembangkan berbagai fasilitas layanan agar mahasiswa merasa nyaman, fleksibel, dan mampu mewujudkan citacitanya.
Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada sekat yang menghalangi seseorang untuk memperoleh pendidikan tinggi.
Menurutnya, UT adalah kampus yang paling inklusif karena dapat diakses oleh seluruh kalangan, baik generasi muda, pekerja, pelaku seni, profesional, maupun masyarakat yang sebelumnya belum memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi.
Selain itu, keterjangkauan biaya menjadi bukti kehadiran negara dalam memastikan pendidikan dapat dinikmati seluruh warga.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga mengingatkan mahasiswa tentang pentingnya kedisiplinan belajar. Ia menegaskan bahwa Buku Materi Pokok (BMP) merupakan sumber belajar utama yang harus menjadi pendamping mahasiswa selama masa studi.
Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan studi tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan membaca, mengerjakan latihan mandiri, memanfaatkan sumber belajar digital, serta menjaga konsistensi belajar.
Mahasiswa juga diingatkan untuk tidak meremehkan latihan soal dan evaluasi yang tersedia dalam modul karena menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman materi secara mendalam.

