Beritakota.id, Agam, Sumatera Barat – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan sosial masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera Barat dengan aksi nyata membersihkan lumpur dan material sisa banjir di Masjid Darul Aman, Jorong Toboh, Nagari Malalak, Kabupaten Agam. Langkah ini bertujuan krusial untuk memastikan fasilitas ibadah kembali dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh seluruh warga.
Fasilitas ibadah menjadi prioritas utama BNI dalam program pemulihan pascabencana kali ini. Pemilihan Masjid Darul Aman didasari perannya yang sangat strategis sebagai pusat aktivitas keagamaan sekaligus ruang sosial bagi masyarakat setempat. Banjir bandang sebelumnya menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan masjid, mengganggu aktivitas ibadah dan kehidupan sosial warga. “Pemulihan fasilitas ibadah menjadi prioritas awal karena masjid memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas keagamaan sekaligus ruang sosial masyarakat,” ujar Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI.
Kegiatan pembersihan ini merupakan bagian dari sinergi program BUMN Peduli bertajuk “Satu Hati untuk Sumatera” di bawah koordinasi Danantara Indonesia. BNI mengerahkan sejumlah sarana dan sumber daya untuk mendukung proses pembersihan agar berjalan efektif. Okki menambahkan, “Melalui kegiatan ini, BNI berharap dapat membantu masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas ibadah dan sosial dengan aman dan nyaman, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.”
Lebih lanjut, Okki menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI yang dijalankan secara berkelanjutan. BNI tidak hanya berfokus pada pembersihan awal, tetapi juga siap mendukung renovasi dan perbaikan sarana pendukung ibadah jika diperlukan. Komitmen ini menegaskan peran aktif BNI dalam penanganan bencana serta dukungannya terhadap pemulihan kehidupan sosial masyarakat terdampak, demi memperkuat ketahanan sosial di wilayah pascabencana.

