Beritakota.id, Semarang – Perayaan hari jadi ke-479 Kota Semarang tak hanya diramaikan seremoni dan agenda budaya. Ada cara unik sekaligus nostalgik yang ikut merekam momentum tersebut, yakni melalui benda-benda filateli seperti sampul peringatan, cap slogan, hingga kartu pos bergambar sudut kota lama Semarang.

Dalam puncak peringatan ulang tahun kota pada 2 Mei 2026 lalu, diluncurkan Sampul Peringatan Filateli bertajuk “479th Kota Semarang” yang menjadi penanda resmi perayaan tahun ini. Tak berhenti di situ, Cap Slogan “479th Kota Semarang” juga digunakan untuk mendampingi pengiriman surat dan kartu pos melalui Kantor Pos Semarang Johar selama periode 1–31 Mei 2026.

Baca Juga : Bandeng Presto Khas Semarang: Warisan Kuliner Indonesia yang Mendunia dan Cara Membuatnya

Ketua Bidang Komunikasi dan Kerja Sama Pengurus Pusat Perkumpulan Filateli Indonesia, Uul Jihadan, mengatakan Semarang memiliki sejarah panjang dalam dunia filateli nasional. Menurutnya, prangko pertama kali digunakan di Semarang sejak 1864 dan sejak saat itu berbagai jejak kota ini banyak terekam dalam benda-benda filateli.

“Semarang terekam dalam prangko, dokumen filateli, cap slogan hingga sampul peringatan. Dari sana kita bisa melihat perjalanan sebuah kota dari masa ke masa,” ujarnya.

Nuansa nostalgia juga terasa lewat keberadaan kartu pos bergambar sudut-sudut kota yang masih dapat ditemukan hingga kini. Kartu-kartu pos lawas itu menjadi potret perubahan wajah Semarang sejak awal abad ke-19 hingga era modern sekarang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menilai filateli bukan sekadar hobi koleksi, tetapi juga medium belajar sejarah dan promosi budaya. Menurutnya, peluncuran sampul peringatan dan cap slogan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata Kota Semarang kepada masyarakat lebih luas.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Cabang Utama Semarang, Diaz Woro Nugroho Ari Susanti, mengungkapkan kebiasaan berkirim kartu pos ternyata masih bertahan hingga sekarang. Ia menyebut terdapat sekitar 9.000 anggota komunitas Postcrossing yang masih aktif mengirim kartu pos ke berbagai negara melalui Semarang.

Fenomena itu menunjukkan bahwa di tengah era digital, kartu pos dan benda filateli tetap memiliki ruang tersendiri sebagai medium berbagi cerita, kenangan, sekaligus rekam sejarah sebuah kota.

Peluncuran Sampul Peringatan Filateli tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Kegiatan ini diinisiasi bersama oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Perkumpulan Filateli Indonesia, PT Pos Indonesia, serta Pengurus Daerah Perkumpulan Filateli Indonesia Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya merawat ingatan kolektif dan sejarah panjang Kota Semarang yang kini memasuki usia ke-479 tahun. (Lukman Hqeem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *