Beritakota.id, Jakarta — Paranormal Roy Kiyoshi mengatakan bahwa kawasan Alas Roban di Jawa Tengah memiliki banyak tempat-tempat yang mistis.

Menurutnya penunggu ghaib yang ada di kawasan Alas Roban juga berbeda-beda. Hal itu disebabkan luasnya kawasan hutan serta perbedaan karakter energi di setiap titik.

Roy menjelaskan bahwa pengalaman seseorang ketika melintasi Alas Roban bisa sangat berbeda-beda, termasuk bagi para indigo.

“Orang-orang indigo itu pasti berbeda-beda. Karena satu wilayah itu luas banget. Jadi makhluk halus yang terlihat pun beda-beda,” ujar Roy saat membagikan pengalamannya soal Alas Roban, Sabtu (24/1/2026).

Baca juga: Segera Tayang, Film Horor Misteri Rumah Darah Diangkat dari Reality Show Percaya Nggak Percaya

Ia menggambarkan Alas Roban sebagai kawasan dengan energi berat, terutama di beberapa titik tertentu seperti pintu gerbang dan bagian tengah hutan. Kondisi jalan yang becek dan suasana yang menurutnya kurang bersahabat turut memperkuat kesan tersebut.

“Ada yang di pintu gerbang, ada juga yang di tengah-tengah Alas Roban. Aku lihat ada nenek, ada juga yang seperti jin. Bukan sekadar kuntilanak, karena itu sudah biasa,” ungkapnya.

Menurut Roy, kekuatan energi gaib di kawasan tersebut tergolong besar dan dapat memengaruhi kondisi psikologis orang yang melintas. Ia mengaku kerap merasa tidak nyaman setiap kali melewati jalur tersebut.

“Gaibnya itu setengah-setengah, tapi besar sekali energinya. Secara pribadi, saya kalau lewat sana suka deg-degan dan merasa nggak nyaman,” katanya.

Roy juga mengaku pernah melihat penampakan menyerupai makhluk berbulu dengan kepala macan dan tubuh manusia. Meski demikian, ia berusaha tetap tenang agar tidak menimbulkan kepanikan, terutama kepada pengemudi kendaraan.

“Aku berusaha tenang, nggak panik. Karena kalau aku panik, takutnya driver jadi ikut panik,” jelasnya.

Roy menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan bukan sekadar mitos, melainkan pengalaman dan keyakinan pribadinya mengenai keberadaan dunia lain.

“Bukan percaya mitos, tapi memang ada. Seperti jembatan antara dunia manusia dan dunia gaib. Susah dijelaskan, tapi aku meyakini itu,” pungkasny.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *