Beritakota.id, Brebes – Puluhan wali murid kelas 3B SD Negeri 2 Brebes mendatangi sekolah pada Selasa (23/6/2026). Mereka menuntut kejelasan pencairan uang tabungan siswa yang hingga kini belum juga diterima, meski sebelumnya sudah beberapa kali dijanjikan akan dibagikan.
Kedatangan para orang tua tersebut dipicu oleh kekecewaan yang terus menumpuk akibat berulangnya penundaan pencairan tabungan. Sebagian besar wali murid mengaku membutuhkan dana tersebut untuk membeli perlengkapan sekolah anak menjelang kenaikan kelas.
Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa dirinya sudah berulang kali menanyakan pencairan tabungan kepada wali kelas 3B, Farikhin. Namun hingga saat ini, uang yang dikumpulkan sejak awal tahun ajaran belum juga disalurkan kepada siswa.
“Awalnya dijanjikan cair saat pembagian rapor. Setelah itu diundur dengan alasan belum mengambil uang di bank. Kemudian ditunda lagi karena ada kegiatan dinas di luar kota,” ujarnya.
Menurut para wali murid, alasan yang disampaikan pihak sekolah kerap berubah setiap kali mereka meminta kepastian. Kondisi ini membuat orang tua semakin kehilangan kejelasan terkait waktu pencairan.
Kekecewaan juga disampaikan oleh wali murid lainnya yang mempertanyakan pengelolaan dana tabungan siswa yang selama ini rutin dikumpulkan melalui sekolah.
“Uang itu hasil tabungan anak-anak selama satu tahun. Seharusnya bisa segera diberikan karena memang itu hak mereka,” ujar salah satu wali murid.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, jadwal pencairan tabungan sebelumnya dijanjikan dilakukan sebelum pembagian rapor. Namun rencana tersebut batal karena guru yang bersangkutan disebut tengah mengikuti kegiatan Porsenitas di Cirebon.
Baca juga: Mahasiswa Brebes Desak Audit Program MBG, Demonstrasi di Pantura Sempat Memanas
Pencairan kemudian kembali dijanjikan saat pembagian rapor pada Sabtu (20/6), tetapi kembali tertunda dengan alasan bank sedang tutup. Penundaan kembali terjadi hingga Senin (22/6), saat pihak sekolah menyampaikan bahwa dana belum diambil dari bank.
Hingga Selasa (23/6), para wali murid masih belum mendapatkan kepastian terkait waktu pencairan tabungan tersebut.
“Kami sudah menunggu sejak pagi. Sampai sore belum ada kejelasan kapan uang itu akan dibagikan,” ujar salah satu wali murid.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SD Negeri 2 Brebes, Yusti Puspitawati, mengatakan pihak sekolah telah berkoordinasi dengan guru yang bersangkutan terkait keterlambatan pencairan tabungan siswa. Ia menyebut kendala tersebut berkaitan dengan kesibukan kegiatan dinas.
“Kami sudah meminta penjelasan dan terus berkoordinasi. Saat ini kami juga menunggu proses pencairan karena uang tersebut memang sudah ditunggu oleh seluruh wali murid,” ujarnya.
Sementara itu, guru kelas 3B SDN 2 Brebes, Farikhin, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pencairan baru dapat dilakukan setelah dirinya menyelesaikan tugas kedinasan.
“Baru hari ini saya bisa membagikan uang tabungan murid, karena banyak kesibukan tugas kedinasan mendampingi Porsenitas di Cirebon membawa kontingen Brebes,” jelasnya.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut dana tabungan siswa yang seharusnya dapat dikelola dan dicairkan tepat waktu sesuai kebutuhan peserta didik menjelang kenaikan kelas. (***)

