Beritakota.id, Jakarta – Lapangan mini soccer tak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, tetapi juga sarana strategis untuk mengampanyekan energi bersih. Hal ini tercermin dalam ajang Trofeo Geothermal Soccer Indonesia (GSI) 2026 yang digelar di STR Mini Soccer, Kamis (23/4/2026) malam WIB.
Turnamen antar perusahaan sektor panas bumi ini tidak sekadar menghadirkan pertandingan persahabatan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus upaya memperkenalkan potensi energi geothermal sebagai sumber energi terbarukan kepada kalangan industri yang lebih luas.
Ketua Geothermal Soccer Indonesia (GSI), Carson Hakama, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mempererat hubungan antar pelaku industri panas bumi sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
“Hari ini kami mengadakan ajang ini sebagai silaturahmi antar perusahaan panas bumi. Turnamen ini diikuti oleh sejumlah perusahaan seperti Geo Dipa, PGE, Star Energy, Rekayasa Engineering, serta satu tim undangan dari luar sektor panas bumi,” ujar Carson.
Adapun peserta trofeo meliputi Geo Dipa Energi, PGE, Star Energy, PT Rekayasa Engineering, Geothermal Soccer Indonesia, serta tim undangan dari sektor non-geothermal, yakni PT Teladan Prima Agro. Kehadiran perusahaan di luar industri panas bumi menjadi langkah strategis dalam memperluas edukasi energi terbarukan di Indonesia.
Carson menjelaskan, keterlibatan sektor non-geothermal menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi besar energi panas bumi sebagai energi masa depan.
“Kami ingin mengenalkan geothermal ke perusahaan-perusahaan yang belum bergerak di bidang ini. Ke depan, kami akan terus mengundang tim dari luar sektor sebagai bagian dari ekspansi,” jelasnya.
Selain itu, turnamen ini juga menjadi momentum perayaan satu tahun berdirinya GSI sejak dibentuk pada 2025. Perayaan dilakukan secara sederhana melalui syukuran bersama dan penyerahan trofi kepada para pemenang.
“Momentum ini sekaligus menjadi anniversary pertama GSI. Kami rayakan sederhana, namun penuh makna,” tambah Carson.
Baca juga: Musisi dan Seniman Indonesia Gelar Turnamen Mini Soccer Amal untuk Palestina
Ke depan, GSI telah menyiapkan agenda besar untuk memperkuat kampanye energi bersih melalui olahraga, di antaranya Geothermal League yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 serta Geothermal World Cup pada Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan akan diawali dengan Grand Launching pada 26 Juni 2026 yang melibatkan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
“Melalui grand launching, kami ingin memaparkan program strategis GSI ke depan, khususnya edukasi panas bumi melalui sepak bola sekaligus memperkuat sinergi antar stakeholder,” paparnya.
Sementara itu, Manajer Teladan FC, Muhammad Reza Syahputra, mengaku antusias mengikuti ajang ini. Menurutnya, trofeo ini tidak hanya memberikan pengalaman bertanding, tetapi juga membuka wawasan baru terkait energi terbarukan.
“Kami sangat senang diundang GSI. Ini pengalaman pertama kami mengikuti trofeo dan sangat berkesan. Kami tidak hanya bertanding, tetapi juga menjalin relasi dan belajar tentang geothermal,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dan diperluas ke cabang olahraga lain sebagai sarana kolaborasi lintas sektor.
“Jika di tahun pertama saja sudah semeriah ini, ke depan tentu bisa lebih besar lagi, bahkan membentuk liga yang lebih luas,” katanya optimistis.
Dalam laga final, PT Rekayasa Engineering berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Geo Dipa Energi. Kemenangan tersebut menutup rangkaian turnamen dengan penuh semangat sportivitas dan kebersamaan.
Hasil Pertandingan:
- Juara: PT Rekayasa Engineering
- Runner-up: Geo Dipa FC
Melalui trofeo ini, Geothermal Soccer Indonesia berharap dapat menjadi jembatan kolaborasi antar perusahaan sekaligus memperkuat peran olahraga dalam mengampanyekan energi bersih dan energi terbarukan di Indonesia. (***)

