Beritakota.id, Jakarta – Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diperkirakan stabil pada hari ini, Selasa, 9 Desember 2025, pada kisaran Rp 2.410.000 hingga Rp 2.414.000 per gram. Stabilitas ini mencerminkan kondisi pasar global serta nilai tukar Rupiah yang stabil terhadap Dolar AS.

Sebelumnya, pada Senin (8/12/2025), harga emas Antam berada di angka Rp 2.409.000 per gram, mengalami kenaikan Rp 5.000 dibandingkan penutupan pekan lalu. Kenaikan tipis ini mengindikasikan adanya minat pasar yang stabil terhadap logam mulia sebagai aset safe-haven.

Rincian Harga Emas Antam (Update Terakhir Jumat):

Berikut adalah daftar harga emas Antam yang diambil dari laman resmi Logam Mulia (update terakhir sebelum Selasa):

0,5 gram: Rp 1.254.500
1 gram: Rp 2.409.000
2 gram: Rp 4.758.000
3 gram: Rp 7.112.000
5 gram: Rp 11.820.000
10 gram: Rp 23.585.000
25 gram: Rp 58.837.000
50 gram: Rp 117.595.000
100 gram: Rp 235.112.000
250 gram: Rp 587.515.000
500 gram: Rp 1.174.820.000
1.000 gram: Rp 2.349.600.000

Prospek & Buyback:

Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam diperkirakan berada di kisaran Rp 2.270.000 hingga Rp 2.274.000 per gram pada hari ini. Pergerakan harga buyback juga dipengaruhi oleh dinamika harga emas dunia dan stabilitas kurs rupiah.

“Spread” antara harga jual dan harga buyback menunjukkan bahwa emas Antam lebih cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang. Hal ini menyarankan bahwa membeli emas Antam saat ini dapat memberikan potensi keuntungan di masa mendatang.

Faktor yang Mempengaruhi Harga:

Penguatan harga emas fisik saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kondisi pasar global dan perkembangan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Stabilnya kurs dan dinamika harga emas dunia menjadi pendorong utama konsolidasi harga emas fisik di Indonesia, termasuk harga emas Antam.

Selain itu, berdasarkan penutupan harga Senin di level Rp 2.409.000 per gram, prediksi untuk hari Selasa mengindikasikan stabilitas atau sedikit kenaikan, jika tidak ada tekanan eksternal yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi pilihan menarik bagi investor yang mencari perlindungan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *