Beritakota.id, Jakarta – EIGER Adventure menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor yang melanda Aceh serta sejumlah wilayah di Sumatra, Jumat (19/12) lalu. Melalui program EIGER Share, perusahaan mengirimkan sebanyak 19 ribu pakaian baru beserta paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan relawan serta mitra lokal di lapangan agar distribusi tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di wilayah terdampak. Bantuan tahap awal diberangkatkan sejak awal Desember melalui Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, dengan tujuan Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Direktur PT Eigerindo Multi Produk Industri, Imanuel Wirajaya, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian EIGER terhadap situasi darurat yang dihadapi masyarakat akibat bencana alam.
Baca juga : Eiger dan KLH Menanam Harapan di Lembah Nendeut
“Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan dasar menjadi hal yang paling mendesak. Kami menyalurkan bantuan agar dapat membantu meringankan beban para penyintas,” ucap Imanuel dalam keterangan resminya, Selasa (23/12).
Imanuel menambahkan, kepedulian terhadap sesama tidak dapat dipisahkan dari perhatian terhadap lingkungan, terutama dalam konteks bencana alam yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung proses pemulihan di daerah terdampak.
Dalam pelaksanaannya, EIGER Adventure berkolaborasi dengan berbagai pihak lintas sektor, di antaranya WWF, National Geographic, Atjeh Connection, Kitabisa, BenihBaik, dan Gerakan Anak Negeri. Dari unsur pemerintahan, kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kolaborasi ini bertujuan memastikan respons kemanusiaan dapat berjalan cepat, terkoordinasi, serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan di wilayah terdampak bencana. (Herman Effendi / Lukman Hqeem)

