Beritakota.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Gubernur Pramono Anung, menegaskan komitmen penuh untuk menjaga keamanan dan kondusivitas ibu kota di tengah rencana aksi demonstrasi buruh dari berbagai daerah terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026. Pemprov DKI berjanji akan memberikan pelayanan terbaik bagi para buruh yang akan menyampaikan aspirasinya di Jakarta.
Pramono Anung menyatakan bahwa meskipun tuntutan kenaikan upah adalah hal yang wajar, Jakarta secara konsisten memimpin daftar provinsi dengan nilai UMP tertinggi di Indonesia.
Untuk UMP 2026, nilai yang ditetapkan adalah sebesar Rp5.729.876, hasil perhitungan dengan alfa 0,75 setelah melalui proses pertimbangan yang matang dari pengusaha dan buruh, serta pembahasan transparan di Dewan Pengupahan.
Baca juga: Ribuan Buruh Tuntut Revisi UMP Jakarta 2026 di Depan Istana Negara
Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya fokus pada penetapan UMP, tetapi juga memberikan dukungan tambahan bagi para pekerja.
Berbagai insentif disediakan, termasuk subsidi transportasi publik, bantuan pangan, layanan cek kesehatan gratis, serta akses air bersih yang disubsidi melalui PAM Jaya.
Langkah-langkah ini menunjukkan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menyejahterakan buruh sekaligus menjaga stabilitas ibu kota.

