Beritakota.id, Jakarta – Mantan calon Presiden 2024 Anies Baswedan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi massa Gerakan Rakyat yang pertama di Hotel Arya Duta, Jakarta.
Diketahui Rakernas tersebut diisi dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat periode 2025-2030 sekaligus penyampaian orasi kebangsaan dari Anies Baswedan dengan tema “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”.
Peresmian ini turut dihadiri oleh loyalis Anies dan para anggota eks tim sukses pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Timnas Amin di pilpres 2024.
Hadir antara lain Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus; Deputi Disabilitas Surya Tjandra; eks Dewan Pakar Timnas AMIN Saut Situmorang; hingga Juru Bicara Timnas AMIN, Sulfikar Amir.
Baca juga: Anies Baswedan Jika Jadi Presiden Tidak Akan Gunakan Buzzer
Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengatakan tema rakernas “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia” adalah bentuk keprihatinan atas bencana yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.
“Kenapa kita memilih tema keadilan ekologis?, Biasanya kan organisasi-organisasi kemasyarakatan itu mengangkat tema-tema mungkin politik tapi karena ada rasa keprihatinan yang begitu dalam di dalam institusi gerakan rakyat. Kita melihat bahwa perlu dimajukan yang disebut dengan keadilan ekologis karena kita tahu bahwa dampak dari ketidakadilan ekologis telah melahirkan banyak korban,” ujar Sahrin Hamid
Dia menambahkan tema tersebut juga memberikan pengingatan kepada pengelola negara maupun internal segenap elemen gerakan rakyat untuk selalu ingat bahwa perjuangan tidak hanya sekedar keadilan politik tapi juga ada keadilan ekologis.
“Kita tahu bahwa keberadaan dan keadaan hutan kita sudah begitu parah. Maka kita ambil, kita angkat tema bagaimana agar hutan kita kembali. Karena tidak hanya hutannya yang hilang tapi juga habitat spesies yang menghuni hutan itu,” kata Sahirin.
“Dengan tema ini, keadilan ekologis sekaligus kembalikan hutan Indonesia. Kita harapkan ini juga didengar oleh pemerintah sehingga lewat kebijakan bisa melakukan agar upaya-upaya untuk membangun keadilan ekologis, untuk mengembalikan hutan. Kita wujudkan melalui kebijakan-kebijakan yang kita harapkan hadir dari negara ini,” pungkasnya.

