Beritakota.id, Jakarta – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan talenta kepemimpinan dan kewirausahaan di industri properti nasional. Melalui kolaborasi strategis dengan Center for Strategic and Leadership (CSEL) Universitas Indonesia, DADA turut serta dalam kegiatan Sharing & Diskusi bertema “Entrepreneurship & Leadership dalam Industri Properti” yang merupakan bagian dari Program Mini MBA Real Estate CSEL UI. Acara yang digelar pada Desember 2023 di Dave Apartment, Depok, ini menghadirkan para mahasiswa program Mini MBA dari beragam latar belakang profesional.
Bayu Setiawan, Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, didaulat menjadi pembicara utama, berbagi pengalaman mendalam mengenai kunci keberhasilan dalam membangun dan mengelola bisnis properti secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa peran emiten properti seperti DADA tidak hanya sebatas pengembangan aset fisik, melainkan juga penciptaan nilai jangka panjang melalui tata kelola yang baik, kepemimpinan adaptif, serta strategi bisnis yang responsif terhadap dinamika pasar. “Entrepreneurship di industri properti bukan hanya soal membangun, tapi membangun nilai, kepercayaan, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Bayu kepada Beritakota.id, Selasa (27/1).
Sementara itu, Ketua Program Mini MBA Real Estate CSEL UI, Fithor Muhammad, menyambut baik kolaborasi ini.
Ia menyatakan bahwa partisipasi DADA memberikan nilai tambah signifikan bagi mahasiswa, menghadirkan perspektif praktis dari praktisi langsung yang memimpin perusahaan publik.
“Program Mini MBA kami dirancang untuk membekali peserta tidak hanya teori, tapi juga wawasan dari para profesional yang aktif memimpin industri. Kerja sama dengan DADA memperkaya pemahaman mahasiswa tentang bagaimana kepemimpinan dan entrepreneurship diterapkan dalam praktik bisnis properti nyata, khususnya di perusahaan terbuka,” pungkas Fithor.
Sesi diskusi berjalan interaktif, menjawab berbagai pertanyaan krusial terkait pengembangan proyek, pengelolaan tim, hingga tantangan emiten properti di Indonesia, mengukuhkan sinergi antara dunia akademik dan industri.

