Beritakota.id, Brebes – Proses pemasyarakatan tidak semata-mata tentang menjalani pidana, tetapi juga tentang membangun kesadaran, pemulihan mental, dan perubahan perilaku.
Berangkat dari pemahaman tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes terus menghadirkan program pembinaan kejiwaan yang terarah dan berkelanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Konseling Kelompok bagi Warga Binaan dengan Kasus Perlindungan Anak, yang dilaksanakan pada Selasa (27/1).
Kegiatan ini menjadi ruang pemulihan psikologis sekaligus sarana refleksi diri bagi Warga Binaan dalam menjalani masa pidana. Konseling kelompok diikuti oleh 9 orang Warga Binaan dan difasilitasi oleh Psikolog Klinis Lapas Brebes bersama Peserta Magang Psikologi.
Dalam sesi konseling, Warga Binaan mengungkapkan beragam kondisi psikologis, mulai dari rasa penyesalan, kecemasan akan masa depan, konflik batin akibat putusan hukum, hingga harapan untuk memperbaiki diri dan kembali diterima oleh keluarga maupun masyarakat. Pendekatan profesional dan humanis menjadi kunci dalam membantu Warga Binaan memahami kesalahan dan menata kembali tujuan hidup.
Baca juga: Kalapas Brebes Ikuti Upacara Hari Bhakti Imigrasi ke-76 di Kantor Imigrasi Pemalang
Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menegaskan bahwa pembinaan kejiwaan merupakan elemen penting dalam sistem pemasyarakatan.
“Pembinaan tidak hanya menyentuh aspek fisik dan keterampilan, tetapi juga mental dan kejiwaan. Konseling kelompok ini menjadi sarana penting untuk membantu Warga Binaan memahami diri, menerima proses hukum, serta menyiapkan mental mereka agar kelak mampu kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik dan bertanggung jawab,” ujar Gowim.
Lebih lanjut, Kalapas Brebes menyampaikan bahwa layanan kesehatan mental merupakan amanat regulasi pemasyarakatan yang harus dijalankan secara konsisten.
“Pemasyarakatan yang efektif adalah pemasyarakatan yang memanusiakan. Melalui pembinaan kejiwaan yang berkelanjutan, kami berharap Warga Binaan memiliki kesiapan mental untuk menjalani reintegrasi sosial secara sehat dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Kegiatan konseling kelompok ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Lapas Brebes dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata, sejalan dengan semangat pemasyarakatan modern yang berorientasi pada pemulihan dan reintegrasi sosial.

