Beritakota.id, Jakarta – Fast Retailing Co., Ltd., perusahaan induk UNIQLO, melaporkan pertumbuhan pendapatan dan laba kuartal pertama 2026 yang kuat, mendorong revisi proyeksi kinerja tahunan dan dividen per saham. Kinerja positif ini didorong oleh ekspansi global UNIQLO, penjualan produk LifeWear, dan strategi pemasaran yang efektif di seluruh pasar internasional.

Pendapatan konsolidasi Fast Retailing pada kuartal pertama mencapai 1,0277 triliun Yen (≈111,83 triliun Rupiah), naik 14,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Laba usaha meningkat signifikan menjadi 205,6 miliar Yen (≈22,37 triliun Rupiah), sementara laba bersih tercatat 147,4 miliar Yen (≈16,03 triliun Rupiah), naik 11,7 persen secara tahunan.

Momentum positif pada awal tahun fiskal mendorong Fast Retailing menaikkan proyeksi kinerja tahunan. Untuk Tahun Fiskal 2026, perusahaan menargetkan pendapatan 3,80 triliun Yen (≈413,4 triliun Rupiah), naik 11,7 persen. Laba usaha dan operasional masing-masing diproyeksikan naik menjadi 650 miliar Yen (≈70,72 triliun Rupiah), dan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk diperkirakan mencapai 450 miliar Yen (≈48,96 triliun Rupiah). Dividen tahunan per saham juga dinaikkan menjadi 540 Yen (≈58.752 IDR), menegaskan komitmen perusahaan terhadap pemegang saham.

Baca juga: UNIQLO Preview Koleksi Spring/Summer 2026 di Jakarta, Usung Konsep “Intelligent Simplicity” untuk Gaya Hidup Aktif

Di antara seluruh segmen bisnis, UNIQLO International mencatat pendapatan naik 20,3 persen menjadi 603,8 miliar Yen (≈65,69 triliun Rupiah), dengan laba usaha meningkat 38 persen menjadi 117,3 miliar Yen (≈12,76 triliun Rupiah). UNIQLO Jepang juga melaporkan pendapatan naik 12,2 persen dan laba usaha naik 20,2 persen, didukung oleh permintaan tinggi untuk koleksi Fall/Winter, HEATTECH, PUFFTECH, serta penjualan e-commerce yang naik 11 persen. Segmen GU mencatat pendapatan naik 0,8 persen dan laba usaha melonjak 20 persen menjadi 11,4 miliar Yen (≈1,24 triliun Rupiah). Sementara segmen Global Brands mengalami penurunan pendapatan 7,6 persen dan laba usaha turun 14,8 persen, meskipun merek tertentu seperti PLST mencatat kinerja positif.

Fast Retailing menekankan strategi global growth, ekspansi LifeWear UNIQLO, penguatan manajemen talenta, diversifikasi bisnis, dan praktik berkelanjutan. Perusahaan berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi, fungsional, dan etis, sekaligus mendukung lingkungan melalui daur ulang, perbaikan, dan penggunaan kembali produk. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *