Beritakota.id, Jakarta – Cinta Quran Center menggelar wisuda mahasantri angkatan ke-2 dan ke-3 di Menara 165, Jakarta, Sabtu (7/2). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga momentum pelepasan para santri untuk terjun langsung mengabdi dan berdakwah di tengah masyarakat.
Direktur Cinta Quran Center, Ustadz Syafaat Nuryadi, menyampaikan bahwa para lulusan telah dipersiapkan menjadi dai Al-Qur’an yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan serta kemandirian melalui jiwa kewirausahaan.
“Ini kali kedua kami melaksanakan wisuda. Alhamdulillah, hari ini ada 124 mahasantri yang diwisuda, terdiri dari 56 santri laki-laki dan 68 santri perempuan,” ujar Ustadz Syafaat.
Ia menegaskan, Cinta Quran Center berkomitmen mencetak pendakwah yang mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an ke berbagai lini kehidupan, mulai dari dakwah di tengah masyarakat, dunia pendidikan, hingga program-program pemberdayaan umat.
Cinta Quran Center merupakan lembaga pendidikan dai Al-Qur’an yang berlokasi di Tangerang Selatan. Selain penguatan ilmu keislaman dan pemahaman Al-Qur’an, para santri juga dibekali keterampilan kepemimpinan, public speaking, pengelolaan media dakwah, serta kemampuan kewirausahaan. Pembekalan tersebut diharapkan mampu menciptakan dai yang mandiri, adaptif, dan berkelanjutan dalam berdakwah.
Dewan Pembina Amazing Group, Ustadz Fatih Karim, menjelaskan bahwa selama masa pendidikan, para santri tidak hanya belajar di lingkungan kampus, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai program pengabdian masyarakat.
Baca juga: Wisuda Mahasantri Pertama Dari Cinta Quran Center
“Selama masa pendidikan, para santri terjun langsung dalam pembinaan pelajar, pengisian kajian keislaman, program sosial kemasyarakatan, serta pengembangan media dakwah, baik di lingkungan pesantren maupun masyarakat luas,” kata Ustadz Fatih.
Ia juga menekankan bahwa Cinta Quran Center dibangun dari dana wakaf dan dukungan umat, sehingga keberadaannya merupakan hasil kontribusi bersama umat Islam.
“Pesantren ini dibangun dari dana wakaf dan didukung umat Islam. Ini milik umat, maka para lulusannya pun kami dedikasikan untuk berkhidmat dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Cinta Quran Center turut mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk desainer dan pengusaha Ivan Gunawan yang menyatakan komitmennya menjadi orang tua asuh bagi 20 santri.
“Bismillah, semoga kebaikan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbuat kebaikan di mana pun berada,” ujar Ivan.
Komitmen tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan generasi Qurani sekaligus mendukung keberlanjutan program pembinaan dai Al-Qur’an di Cinta Quran Center.
Melalui prosesi wisuda ini, para wisudawan dan wisudawati diharapkan mampu menjadi duta Al-Qur’an yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Cinta Quran Center pun mengajak seluruh elemen umat untuk terus mendukung perjuangan mencetak dai Al-Qur’an melalui doa, partisipasi, dan kontribusi terbaik, agar nilai-nilai Al-Qur’an senantiasa menerangi generasi masa depan. (***)

