Beritakota.id, Jakarta — Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) menggelar Musyawarah Alumni (MUSAL) sebagai upaya memperkuat silaturahmi, solidaritas, serta sinergi antaralumni dan dengan almamater. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Pancasila, Jakarta, pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Musyawarah Alumni KAUP menjadi forum strategis untuk merumuskan kebijakan organisasi, melakukan regenerasi kepengurusan, serta menggerakkan peran alumni dalam mendukung peningkatan kualitas Universitas Pancasila sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
KAUP saat ini dipimpin oleh Ketua Umum Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, SH, MH, alumnus Program Studi Elektro Universitas Pancasila yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI. Selain itu, Prof. Sufmi Dasco masih aktif sebagai Ketua Dewan Pembina Keluarga Ex-Mahasiswa Elektro (KABeL) Universitas Pancasila.
Dalam MUSAL KAUP, Prof. Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan laporan kinerja Pengurus Pusat KAUP selama masa bakti empat tahun. Ia menyoroti banyaknya alumni Universitas Pancasila yang kini menjadi sumber daya manusia unggulan dan menempati posisi strategis di pemerintahan maupun sektor swasta.
Menurutnya, potensi besar tersebut perlu dioptimalkan agar tercipta ekosistem alumni yang solid dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat bagi almamater, masyarakat, serta pembangunan nasional.
“Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan pengurus PP-KAUP atas kebersamaan selama empat tahun ini. Kini saatnya menyelesaikan amanah. Semoga kita terus kompak dan mampu menciptakan kontribusi yang membawa kedamaian dan manfaat luas,” ujar Dasco.
Baca juga: Akademisi Universitas Pancasila Nilai Debat Ketiga Pilkada Jakarta Minim Terobosan Baru
Sementara itu, Ketua Keluarga Besar Ex-Mahasiswa Elektro Universitas Pancasila, Randy Dwi Pranaputra, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Prof. Sufmi Dasco Ahmad yang dinilainya menjadi teladan bagi alumni dan mahasiswa.
“Kami bangga memiliki sosok alumni seperti Prof. Sufmi Dasco Ahmad yang visioner, transformasional, dan memiliki kapasitas kepemimpinan lintas bidang. Kami berharap beliau terus menjadi inspirator, kolaborator, dan motivator bagi seluruh alumni Universitas Pancasila,” kata Randy.
Selain Musyawarah Alumni, rangkaian kegiatan juga diisi dengan PentaSeni KAUP 2026, yang menjadi momen penuh makna sekaligus ajang kebersamaan dan perpisahan hangat dari kepengurusan Prof. Sufmi Dasco Ahmad kepada sivitas akademika Universitas Pancasila.
PentaSeni KAUP lahir dari perpaduan makna filosofis. Kata “Penta” melambangkan lima sila Pancasila sebagai nilai dasar bangsa dan identitas universitas, sementara “Seni” merepresentasikan ekspresi kreatif yang mengedepankan imajinasi, keahlian, dan kepekaan budaya.
Ketua Panitia PentaSeni KAUP 2026, Noviar Beta Aurenaldi, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus penguatan nilai kebangsaan melalui seni dan budaya.
“Acara ini tidak hanya mempererat hubungan alumni dengan almamater, tetapi juga menjadi panggung bagi talenta muda untuk berkembang dan saling menginspirasi,” ujarnya.
Melalui Musyawarah Alumni dan PentaSeni KAUP 2026, KAUP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila, memperkuat jejaring alumni, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan Universitas Pancasila dan masyarakat luas. (***)

