Beritakota.id, Jakarta – Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP GEKIRA) menyalurkan 15.000 paket sembako untuk korban banjir di Sumatera pada 9–10 Februari 2026. Bantuan kemanusiaan ini merupakan bagian dari program GEKIRA Peduli Korban Banjir sekaligus dukungan terhadap agenda pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana 2026.

Ketua Umum PP GEKIRA, Nikson Silalahi, menegaskan bahwa aksi sosial tersebut selaras dengan arah kebijakan nasional sebagaimana diputuskan dalam Kongres GEKIRA 2025.

“Apa yang telah dan akan kami lakukan selalu dalam satu tarikan napas dengan program pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Nikson dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, PP GEKIRA berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana melalui penguatan ketahanan sosial dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Penyaluran 15.000 paket sembako ini merupakan tahap ketiga dari rangkaian distribusi yang telah dimulai sejak awal Desember 2025 dan berlanjut pada 11 Januari 2026. Bantuan disalurkan ke sejumlah kabupaten dan kota terdampak banjir di wilayah Sumatera.

Bantuan diserahkan jajaran Pengurus Pusat GEKIRA, antara lain Wakil Ketua Umum Bidang Sosial, Lingkungan, dan Budaya Melki Suawa; Wakil Ketua Umum Bidang OKK Charles Lumban Gaol; Wakil Ketua Umum Bidang Kerja Sama Antarlintas Agama Rienova Serry Donie; Kepala Sekretariat Vonny Sumampouw; serta Wakil Ketua Umum Bidang IT dan Komunikasi Ariston Silalahi.

Baca juga: Rayakan HUT ke-18 Gerindra, GEKIRA Tegaskan Perjuangan Kasih, Kebangsaan, dan Kepedulian Lingkungan

Distribusi bantuan diterima langsung oleh sejumlah kepala daerah, di antaranya Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing, Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan, Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis, serta Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu.

Wakil Ketua Umum PP GEKIRA Charles Lumban Gaol mengatakan, distribusi bantuan telah direncanakan sejak 11 Januari 2026 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan organisasi dalam mendampingi korban banjir Sumatera.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam proses pemulihan,” ujarnya.

Selain bantuan sembako untuk korban banjir di Sumatera, PP GEKIRA juga menyosialisasikan Program Penanaman Satu Juta Pohon sebagai langkah mitigasi jangka panjang guna memperkuat ketahanan lingkungan.

Kegiatan penanaman pohon sebelumnya telah digelar pada 11 Januari 2026 di Kabupaten Tapanuli Utara dengan tema “Merawat Bumi, Menjaga Solidaritas, Menjaga Masa Depan Bangsa.”

Melalui kombinasi program sosial dan ekologis tersebut, PP GEKIRA menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ketahanan sosial dan lingkungan. Sinergi ini dinilai menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pemulihan pascabencana yang berkelanjutan bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *