Beritakota.id, Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melayangkan kecaman keras terhadap insiden keterlambatan penerbangan yang mencapai lima jam, menyebutnya sebagai cerminan buruknya tata kelola layanan di sektor penerbangan nasional. Peristiwa ini tidak hanya mengganggu jadwal, tetapi juga merugikan konsumen secara serius dalam hal waktu, tenaga, dan biaya.
“YLKI mendesak maskapai untuk segera mengeluarkan surat permintaan maaf terbuka kepada seluruh konsumen yang terdampak. Permintaan maaf ini dinilai penting sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami, serta disertai komitmen konkret untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan,’’ demikian bunyi keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Beritakota.id, Minggu (15/2/2026).
Baca juga: Kemenhub Tegaskan Bandara IMIP Morowali Tak Lagi Layani Penerbangan Internasional
Selain itu, transparansi mengenai penyebab delay juga menjadi tuntutan utama. Maskapai diwajibkan memberikan penjelasan yang jujur dan rinci, bukan sekadar alasan normatif yang tidak memuaskan konsumen yang telah menunggu berjam-jam.
Menanggapi persoalan ini, YLKI juga menyerukan intervensi pemerintah. Kementerian Perhubungan dan otoritas terkait diminta untuk segera melakukan audit operasional dan manajemen maskapai secara menyeluruh.
Audit ini mencakup kelayakan operasional pesawat, kesiapan armada, hingga manajemen layanan, guna memastikan keselamatan dan kepastian layanan tidak dikorbankan demi efisiensi bisnis.
Lebih lanjut, YLKI mendorong amandemen regulasi kompensasi delay agar nilainya lebih tinggi dan memberikan efek jera, serta menuntut pemerintah untuk tidak hanya fokus pada tarif tiket, tetapi juga memprioritaskan ketepatan waktu keberangkatan sebagai hak dasar konsumen yang harus dihormati.
Sebelumnya seperti ramai diperbincangkan di media sosial seorang penumpang Super Air Jet yang mengungkapkan kekecewaannya kepada awak kabin karena pesawat delayed sekitar lima jam tanpa kejelasan. Dalam salah satu video yang beredar di media sosial, situasi pada saat itu penumpang sudah berada di dalam pesawat. Namun, pesawat tidak kunjung terbang.
“Kalau Mas mondar mandir, ini orang ratusan orang di sini, maksudnya kasih info, bisa atau engga pergi. Kalau emang ga bisa, ngomong, kasih kita pesawat yang lain. Lima jam, saya mau ngadain birthday party anak saya,” kata salah seorang penumpang, dalam salah satu video yang diunggah oleh pengguna TikTok @Laura, dikutip Sabtu (14/2/2026).

