Beritakota.id, Jakarta – Tim basket Satria Muda Pertamina Bandung tampil dominan saat menghadapi Satya Wacana Salatiga dalam lanjutan kompetisi Indonesian Basketball League atau IBL GoPay 2026. Bermain di Bandung Arena, Satria Muda menang telak dengan skor 97-59 melalui permainan kolektif yang solid sejak awal pertandingan.

Sejak tip-off kuarter pertama, kedua tim langsung menampilkan permainan agresif. Satria Muda menurunkan lima pemain utama yakni Dame Diagne, Yudha Saputera, Abraham Damar Grahita, Jalen Jones, serta Chad Brown.

Pada awal kuarter pertama, kedua tim saling mengejar poin. Satya Wacana sempat membuka angka lebih dulu melalui tembakan tiga poin, namun langsung dibalas oleh Yudha Saputera. Duel sempat memanas antara Julian Chalias dan Imanuel Mailensun. Meski pertandingan berlangsung ketat, Satria Muda mampu mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan 27-19.

Memasuki kuarter kedua, dominasi Satria Muda semakin terlihat. Melalui permainan cepat dan pertahanan solid, tim tuan rumah memperlebar jarak menjadi 54-29. Aksi steal dari Yudha Saputera membuka peluang serangan cepat yang dituntaskan oleh Chad Brown dengan dua slam dunk spektakuler. Sementara itu, Jordan Ivy-Curry turut menyumbang poin penting melalui tembakan tiga angka.

Pada kuarter ketiga, Satria Muda tetap mempertahankan tempo permainan. Jalen Jones membuka babak kedua dengan tambahan dua poin, diikuti tembakan tiga angka dari M. Sandy Ibrahim. Setelah beberapa percobaan, Abraham Damar Grahita akhirnya mencetak tembakan tiga poin pertamanya di laga ini. Pertahanan rapat yang ditunjukkan Satria Muda sejak awal pertandingan membuat Satya Wacana kesulitan mengembangkan permainan. Kuarter ketiga ditutup dengan keunggulan jauh 78-41 untuk Satria Muda.

Di kuarter keempat, tim tuan rumah tetap bermain agresif hingga menutup pertandingan dengan skor akhir 97-59. Beberapa pemain seperti Pandu Wiguna, Greans, Ivy-Curry, dan Chalias turut menyumbang poin penting. M. Sandy Ibrahim menjadi sorotan setelah mencetak lima tembakan tiga poin dari delapan percobaan.

Secara statistik, Satria Muda unggul dalam hampir semua aspek permainan. Mereka mencatat 56 rebound berbanding 39 milik Satya Wacana, dengan akurasi free throw mencapai 77 persen. Akurasi field goals tim juga cukup baik dengan 43 persen, termasuk 50 persen tembakan dua angka dan 36 persen tembakan tiga angka. Kedalaman skuad juga terlihat dari kontribusi bench point yang mencapai 47 poin.

Baca juga: Ksatria Muda Shooting Club Sukses Gelar Bintang Fun & Games Airsoftgun 2024

Jalen Jones menjadi pencetak angka terbanyak dengan 21 poin, diikuti Jordan Ivy-Curry dengan 20 poin. M. Sandy Ibrahim dan Chad Brown masing-masing menyumbang 15 poin, sementara Abraham Damar Grahita menambah enam poin. Selain itu, Satria Muda mencatat 24 assist yang menunjukkan efektivitas pergerakan bola sepanjang pertandingan.

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, menilai kemenangan ini merupakan hasil dari kontrol permainan yang baik serta kerja sama tim yang solid.

Menurutnya, tim mampu mengendalikan pertandingan sejak awal hingga akhir dengan tempo permainan yang konsisten. Catatan 24 assist dan 20 offensive rebound menunjukkan semangat kompetitif para pemain serta kemampuan tim dalam menggerakkan bola untuk menciptakan peluang tembakan terbuka.

Ia juga menekankan bahwa pertahanan solid menjadi kunci utama keberhasilan tim dalam laga tersebut. Pertahanan yang baik memberikan kepercayaan diri bagi pemain untuk menyerang dan mencetak poin secara efektif, termasuk melalui tembakan jarak jauh.

Sementara itu, pemain Satria Muda, Pandu Wiguna, turut memberikan apresiasi kepada Satya Wacana yang dinilai memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Pandu menilai kerja sama tim menjadi faktor utama kemenangan Satria Muda. Menurutnya, meskipun tim sempat kehilangan ritme setelah jeda dua minggu kompetisi, mereka berhasil kembali menemukan karakter permainan di babak kedua dan menutup pertandingan dengan performa yang memuaskan.

Kemenangan ini semakin mempertegas posisi Satria Muda Pertamina Bandung sebagai salah satu tim kuat di kompetisi IBL GoPay 2026 dengan permainan kolektif, pertahanan solid, dan kedalaman skuad yang merata. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *