Beritakota.id, Jakarta – Menghadapi puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret, Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) memastikan kesiapan penuh infrastruktur jalan nasional dan jalan tol dengan sistem siaga 24 jam.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurut Wida, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Salah satunya dengan memastikan kondisi jalan nasional tetap prima.
“Saat ini panjang jalan nasional mencapai 47.603 kilometer dengan tingkat kemantapan sekitar 93 persen,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi gangguan di lapangan, Kementerian PU juga menyiagakan posko serta tim tanggap darurat selama 24 jam. Sebanyak 1.461 unit Disaster Relief Unit (DRU) disiapkan lengkap dengan peralatan dan personel untuk merespons berbagai kondisi darurat, seperti longsor, banjir, hingga kemacetan.
Baca juga: Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela sebagai Alternatif Mudik
Selain itu, berbagai pekerjaan preservasi jalan telah dilakukan sejak awal tahun, meliputi overlay perkerasan, penambalan lubang, perbaikan jembatan, serta normalisasi drainase. Hingga kini, lebih dari 102 ribu titik lubang di jalan nasional telah ditangani.
Untuk menjaga kelancaran arus mudik, seluruh pekerjaan konstruksi di badan jalan dihentikan sementara mulai H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni 11 Maret hingga 1 April 2026, kecuali untuk penanganan darurat.
“Langkah ini dilakukan agar tidak mengganggu perjalanan pemudik,” tegas Wida.
Di sisi lain, kesiapan jaringan jalan tol juga menjadi perhatian. Saat ini terdapat 76 ruas tol operasional dengan total panjang mencapai 3.115 kilometer. Infrastruktur tersebut dilengkapi 136 rest area dan 581 gerbang tol guna mendukung kebutuhan pemudik selama perjalanan.
Tak hanya itu, sebanyak 19.337 jembatan non-tol dengan total panjang sekitar 565 ribu meter juga dipastikan dalam kondisi fungsional untuk menunjang mobilitas masyarakat.
Dengan berbagai langkah tersebut, Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (***)

