Beritakota.id, Jakarta — Memasuki tahun ke-18, Deep and Extreme Indonesia 2026 (DXI 2026) kembali hadir dengan skala lebih besar dan ambisi yang semakin kuat dalam mendorong industri petualangan nasional. Pameran ini digelar pada 23–26 April 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Tak sekadar menjadi ajang pameran perlengkapan outdoor dan olahraga ekstrem, DXI 2026 juga diposisikan sebagai platform strategis untuk memperkuat Indonesia sebagai destinasi wisata bahari dan petualangan kelas dunia.
Acara ini resmi dibuka oleh Agus Harimurti Yudhoyono selaku Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI. Dalam sambutannya, ia menegaskan peran penting DXI sebagai katalis pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata berbasis petualangan.
“DXI 2026 tidak hanya menarik penggemar olahraga ekstrem, tetapi juga masyarakat luas untuk mengenal potensi wisata petualangan Indonesia. Kolaborasi dengan Asia Dive Expo diharapkan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya promosi destinasi lokal sebagai bagian dari penguatan 17 subsektor ekonomi kreatif. Upaya ini diyakini mampu membuka peluang destinasi baru selain Bali dan Labuan Bajo.
Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, turut menegaskan besarnya potensi wisata bahari Indonesia. Dengan lebih dari 17.000 pulau dan dominasi wilayah laut, sektor ini diperkirakan menyumbang hingga 32–42 persen aktivitas ekonomi pariwisata nasional.
“DXI menjadi sarana promosi sekaligus katalisator untuk meningkatkan daya saing wisata bahari Indonesia di kancah global,” jelasnya.
Diselenggarakan oleh Dyandra Event Solutions (DES) bersama ADEX 360, DXI 2026 mengusung tema #DAREtoXPLORE: Waves of Collaboration, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem olahraga petualangan yang berkelanjutan.
Bacaa juga: DXI 2026 Digelar di Jakarta, Pameran Diving dan Wisata Bahari Terbesar Siap Tarik Wisatawan
Founder DXI, Dharmawan Sutanto, menyebut DXI sebagai lebih dari sekadar pameran. “Selama 18 tahun, DXI menjadi platform yang memperkuat ekosistem diving, outdoor, dan olahraga ekstrem di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Founder ADEX, Jhon Thet, menilai kolaborasi ini sebagai jembatan penting yang menghubungkan Indonesia dengan jaringan global industri diving dan adventure.
DXI 2026 diikuti lebih dari 137 peserta dari dalam dan luar negeri, menampilkan inovasi perlengkapan dan teknologi terbaru mulai dari scuba diving, freediving, hingga aktivitas ekstrem seperti panjat tebing, trail running, dan off-road.
Beragam program interaktif turut meramaikan pameran, di antaranya Scuba Diving Experience, Adventure & Outdoor Activities, Workshop & Sharing Session, hingga Family Kids Activities. Kompetisi menarik juga digelar, seperti Underwater Mermaid Competition, Underwater Photo Competition, dan Adventure Shootout.
Pengunjung juga berkesempatan menikmati diskon hingga 70 persen dari berbagai brand serta mengikuti lucky draw dengan hadiah utama perjalanan ke Maladewa.
Dengan harga tiket Rp50.000 per hari dan Rp150.000 untuk empat hari, DXI 2026 membuka akses luas bagi masyarakat untuk menjelajahi dunia petualangan dalam satu atap, setiap hari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB.
Melalui penyelenggaraan tahun ini, DXI kembali menegaskan perannya sebagai barometer industri wisata petualangan dan bahari, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan di panggung global. (***)

