Beritakota.id, Bogor – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, program festival musik dan konservasi Sunset di Kebun menggelar aksi nyata bertajuk Bersih-Bersih Ciliwung di kawasan Kebun Raya Bogor.
Kegiatan ini merupakan bagian dari subprogram Lesstari, yang menjadi rangkaian pra-acara Sunset di Kebun. Inisiatif tersebut diselenggarakan oleh PT Mitra Natura Raya (MNR) sebagai mitra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengelolaan kawasan Kebun Raya Bogor.
Melalui aksi bertajuk Operasi Plastik, Sunset di Kebun mengajak masyarakat luas, komunitas, serta para penikmat musik untuk terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya ekosistem Sungai Ciliwung.
General Manager Event Sunset di Kebun, Abi Irawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar aksi bersih-bersih, melainkan juga upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya hubungan antara manusia dan alam.
“Melalui program ini, kami ingin menjangkau area yang sering terlewat dan sulit diakses, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia menambahkan, aksi ini menjadi refleksi bahwa permasalahan sampah tidak hanya terlihat di permukaan, tetapi juga tersembunyi dan berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap ekosistem.
Sungai Ciliwung yang melintasi kawasan Kebun Raya Bogor dipilih sebagai lokasi kegiatan karena masih ditemukan banyak sampah yang sulit dijangkau. Kondisi ini mencerminkan tantangan nyata dalam pengelolaan lingkungan perkotaan.
Baca juga: Aksi Hari Bumi 2026 di Ciliwung, TGGI dan HMNS Libatkan Ratusan Anak Muda Bersihkan Sungai
Abi menegaskan, melalui program Lesstari, Sunset di Kebun ingin mendorong kolaborasi lintas sektor sekaligus menginspirasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
“Momentum Hari Bumi mengingatkan kita bahwa isu sampah masih menjadi tantangan besar, sementara keterlibatan masyarakat dalam aksi lingkungan masih perlu ditingkatkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Sunset di Kebun tidak hanya hadir sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai medium edukasi dan perubahan perilaku.
“Kami ingin pengunjung tidak hanya memahami isu lingkungan secara teori, tetapi juga merasakannya secara langsung dan emosional,” tegasnya.
Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Bogor, Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, hingga unsur TNI-Polri, relawan, dan komunitas lingkungan.
Dengan adanya aksi ini, Sunset di Kebun berharap dapat memperkuat kesadaran kolektif serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem sungai yang memiliki peran vital bagi kehidupan. (***)

