Beritakota.id, Jakarta – Kesemutan menjadi salah satu keluhan yang sering dialami penderita Diabetes. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele, karena bisa menjadi tanda adanya gangguan saraf atau komplikasi yang lebih serius. Sensasi yang muncul bisa berupa mati rasa, terbakar, hingga rasa seperti tertusuk, umumnya terjadi pada tangan dan kaki. Artikel ini akan membahas mengenai penyebab kesemutan pada penderita diabetes dan cara mencegahnya.
Penyebab Kesemutan pada Penderita Diabetes
Berikut beberapa penyebab utama kesemutan pada penderita diabetes yang perlu diketahui:
1. Neuropati diabetik
Neuropati diabetik merupakan komplikasi paling umum pada diabetes. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan saraf yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang. Gejalanya meliputi kesemutan, mati rasa, hingga nyeri seperti terbakar, terutama di area kaki.
2. Gangguan aliran darah
Diabetes dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan penyempitan, sehingga aliran darah ke saraf terganggu. Kurangnya suplai darah ini membuat saraf tidak bekerja optimal dan memicu sensasi kesemutan.
3. Kadar gula darah tidak terkontrol
Gula darah yang tinggi secara terus-menerus dapat merusak jaringan saraf secara langsung. Kondisi ini memperparah risiko gangguan sensorik dan meningkatkan kemungkinan komplikasi jangka panjang.
Baca juga: Bahaya Terlalu Lama Duduk: Risiko Penyakit Jantung, Diabetes, hingga Kanker
4. Defisiensi vitamin B12
Kekurangan Vitamin B12 juga dapat memicu kerusakan saraf. Pada penderita diabetes, kondisi ini bisa terjadi akibat penggunaan obat tertentu atau gangguan penyerapan nutrisi, yang berujung pada kesemutan dan kelemahan otot.
5. Infeksi, terutama pada kaki
Penderita diabetes lebih rentan terhadap infeksi, khususnya di area kaki. Infeksi yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kerusakan saraf dan memperburuk sensasi kesemutan.
Cara Mencegah Kesemutan pada Penderita Diabetes
Untuk mengurangi risiko kesemutan dan komplikasi lainnya, penderita diabetes disarankan untuk:
- Menjaga kadar gula darah tetap stabil
- Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang
- Rutin berolahraga
- Memeriksa kesehatan secara berkala
- Menjaga kebersihan dan kesehatan kaki
Pengelolaan diabetes yang baik sangat penting untuk mencegah kerusakan saraf dan meningkatkan kualitas hidup. Jika kesemutan terjadi terus-menerus atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis. (***)

