Beritakota.id, Jakarta – Program kurban yang digelar Dompet Dhuafa pada 2026 tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga motor penggerak ekonomi masyarakat. Tahun ini, distribusi daging kurban ditargetkan menjangkau 102 kabupaten/kota dan 788 desa di seluruh Indonesia dengan melibatkan 48 mitra peternak lokal.
Langkah ini dinilai berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi peternak kecil sekaligus mendorong pemerataan akses daging kurban bagi masyarakat di berbagai daerah.
Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa program kurban terus berkembang sejak pertama kali dijalankan pada 1994. “Bukan sekadar distribusi, tapi tentang menguatkan peternak, menciptakan senyuman, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi pekurban, peternak, hingga penerima manfaat,” ujarnya kepada awak media, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Le Minerale Berbagi Hewan Kurban Mulai dari Masjid Istiqlal, PNWU Jakarta, Hingga Pesantren
Tak hanya di dalam negeri, Dompet Dhuafa juga memperluas jangkauan kurban ke tujuh negara yang tengah menghadapi keterbatasan pangan dan konflik berkepanjangan. Negara tersebut meliputi Myanmar, Somalia, Palestina, Suriah, Libanon, Yordania, dan Sudan.
Menurut Ahmad Juwaini, kehadiran kurban di wilayah tersebut bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga bentuk solidaritas kemanusiaan lintas batas.
“Bagi mereka yang hidup di tengah konflik, kurban bisa menjadi kebahagiaan yang lama dirindukan. Ini tentang pesan bahwa mereka tidak sendiri,” katanya.
Program ini tidak hanya berfokus pada distribusi daging, tetapi juga memperkuat ekosistem peternakan rakyat. Dengan melibatkan puluhan mitra peternak, kurban menjadi salah satu instrumen pemerataan ekonomi berbasis komunitas.
Selain itu, distribusi yang menjangkau ratusan desa dinilai mampu mengurangi kesenjangan akses pangan, khususnya di wilayah terpencil.
Kurban Express, Solusi Praktis Pekurban
Pada tahun ini, Dompet Dhuafa juga menghadirkan inovasi layanan bertajuk Kurban Express sebagai bagian dari The Kurban Series. Program ini memungkinkan masyarakat menunaikan ibadah kurban secara lebih praktis, cepat, dan tetap sesuai syariat.
Melalui layanan ini, hewan kurban berkualitas akan dikirim langsung kepada mitra seperti individu, komunitas masjid, sekolah, hingga perusahaan, terutama di wilayah Jabodetabek.
“Pekurban tidak hanya mendapatkan kemudahan, tetapi juga kepastian bahwa hewan dalam kondisi sehat dan layak sesuai ketentuan ibadah,” jelas Ahmad.

