Beritakota.id, Cikarang – President University merayakan Dies Natalis ke-25 sebagai tonggak penting perjalanan dalam membangun generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. Selama lebih dari dua dekade, kampus ini konsisten mengusung visi pendidikan internasional dengan menyiapkan lulusan yang kompetitif di tingkat dunia.

Didirikan pada 2001, President University dikenal sebagai salah satu kampus di Indonesia yang mengadopsi sistem pembelajaran berbahasa Inggris serta menghadirkan lingkungan multikultural melalui kehadiran mahasiswa dari berbagai negara. Pendekatan ini dirancang untuk membentuk pola pikir global, kemampuan adaptasi lintas budaya, serta kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis dan tanpa batas.

Sebagai bagian dari refleksi perjalanan, President University menggelar bedah buku Kampus Meretas Batas karya J. Satrijo Tanudjojo, Senior Advisor of President University Foundation. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menelusuri kembali perjalanan, visi, serta keberanian inovasi pendidikan yang telah dibangun selama 25 tahun.

Baca Juga: Wisuda ke-21, President University Bukti Nyata Kampus Internasional di Indonesia

Pendiri President University sekaligus CEO PT Jababeka Tbk, S.D. Darmono, menegaskan pentingnya memahami sejarah sebagai fondasi masa depan.

“Buku ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni sebagai calon pemimpin masa depan. Tanpa memahami sejarah, kita tidak akan tahu arah yang ingin dicapai,” ujarnya kepada Beritakota.id, (5/5/2026).

Satrijo juga menambahkan bahwa pemahaman terhadap perjalanan institusi menjadi kunci dalam membangun identitas dan arah pertumbuhan ke depan.

Perayaan Multikultural dan Kebersamaan Global

Perayaan Dies Natalis ke-25 ini tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga memperkuat kebersamaan seluruh civitas akademika dalam suasana inklusif dan multikultural.

Sejumlah kegiatan unggulan digelar, seperti President University International Dinner (PUID) dan President University Nusantara Dinner (PUND) Special Edition. Dalam PUID bertema A Taste of Kenya, mahasiswa asal Kenya menghadirkan kuliner khas negaranya sekaligus berbagi cerita budaya.

Baca Juga: Felicia Lolos S2 di Harvard University dengan Beasiswa Penuh

Sementara itu, PUND Special Edition menampilkan ragam kuliner Nusantara dari Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Bali yang dipersiapkan langsung oleh mahasiswa daerah, menghadirkan pengalaman budaya yang autentik dan mempererat interaksi lintas latar belakang.

Tak hanya itu, kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dalam rangkaian acara. President University bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia menggelar aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Puncak Perayaan Meriah dan Penuh Energi

Puncak acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari mahasiswa internasional. Mulai dari koreografi energik komunitas dance, pertunjukan budaya mahasiswa Myanmar, hingga penampilan vokal terbaik dari President University Vocal Victory.

Suasana mencapai klimaks saat Dere, penyanyi lagu Berisik, tampil memukau sebagai bintang tamu utama, disambut antusias oleh seluruh peserta.

Selama acara berlangsung, international bazaar juga digelar dengan menghadirkan beragam kuliner dan kerajinan tangan dari berbagai negara dan daerah, memperkuat nuansa global yang menjadi identitas kampus ini.

Melalui perayaan ini, President University menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang relevan, inovatif, dan berorientasi global. Tidak sekadar mengenang perjalanan, momentum Dies Natalis ke-25 menjadi simbol langkah maju menuju masa depan pendidikan tanpa batas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *