Beritakota.id, Jakarta – Kabar menggembirakan datang dari SLB Nur Abadi. Setelah sempat mengalami kerusakan serius pada benteng pembatas sekolah yang membahayakan aktivitas belajar mengajar, kini bangunan tersebut telah selesai diperbaiki dan kembali aman digunakan oleh para siswa berkebutuhan khusus.

Selama kurang lebih dua tahun terakhir, benteng pembatas sekolah yang berbatasan langsung dengan tiga ruang kelas mengalami keretakan cukup parah. Di beberapa titik, kerusakan bahkan menyebabkan lubang pada bagian atap ruang belajar.

Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan saat curah hujan tinggi melanda kawasan sekolah. Pihak yayasan dan guru dihantui kekhawatiran karena benteng pembatas berpotensi ambruk sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pengajar.

Melihat kondisi tersebut, pihak yayasan berupaya mencari bantuan untuk melakukan renovasi mengingat biaya perbaikan yang dibutuhkan cukup besar. Upaya itu akhirnya mendapat sambutan positif dari Women’s International Club Jakarta, organisasi sosial perempuan internasional yang aktif di bidang kemanusiaan dan pendidikan.

Melalui dukungan dari WIC Jakarta, proses pembangunan kembali benteng pembatas serta perbaikan atap ruang belajar akhirnya dapat dilaksanakan hingga rampung sepenuhnya pada Rabu (6/5/2026).

Sebagai bentuk perhatian sekaligus peninjauan hasil pembangunan, sejumlah anggota Women’s International Club Jakarta hadir langsung ke sekolah tersebut. Rombongan dipimpin President WIC Jakarta, Tari Arsita, dan turut dihadiri Yvonne Gerritson selaku istri Duta Besar Belanda, Opi Irawan, Claudia Prawirakoesoemah, Maria Ginting, Jenny Tanurdjaja, serta anggota WIC lainnya.

Baca juga: Sukseskan Program MBG, Polres Trenggalek dan Pemda Bagikan Makanan Gratis ke Siswa SLB

Kedatangan mereka disambut hangat oleh pengurus yayasan, para guru, orang tua murid, hingga siswa-siswi SLB Nur Abadi. Suasana penuh rasa syukur dan kebahagiaan terlihat dalam kunjungan tersebut.

Dalam sambutannya, perwakilan Yayasan Nur Abadi yang mewakili guru, siswa, dan orang tua murid menyampaikan apresiasi mendalam kepada WIC atas kepedulian yang diberikan. Mereka menyebut bantuan tersebut bukan kali pertama diterima sekolah, melainkan sudah untuk kedua kalinya.

Menurut pihak yayasan, dukungan dari WIC sangat berarti dalam membantu keberlangsungan kegiatan belajar mengajar sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi siswa berkebutuhan khusus.

“Sebelumnya kami sudah melakukan survei dan permohonan kami diterima karena kerentanan benteng atas dan atap ruang belajar membahayakan murid-murid bila tidak diperbaiki,” ujar Tari Arsita.

Sebagai informasi, Women’s International Club Jakarta merupakan organisasi nirlaba yang beranggotakan perempuan dari berbagai latar belakang, baik lokal maupun internasional, yang berdomisili di Jakarta. Organisasi tersebut aktif menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan belajar mengajar di SLB Nur Abadi diharapkan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan kondusif. Bantuan yang diberikan juga menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian lintas komunitas mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *