Beritakota.id, Brebes – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menegaskan tidak boleh ada ibu hamil dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Brebes yang belum terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan ke RSUI Mutiara Bunda, Kecamatan Tanjung, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Prihati hadir bersama Paramitha Widya Kusuma untuk menyerahkan bantuan sosial berupa paket nutrisi kepada ibu hamil.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Nasional Selamatkan Perempuan Indonesia.

Selain menerima bantuan nutrisi, para ibu hamil juga mendapatkan layanan skrining ultrasonografi (USG) gratis.

Prihati meminta seluruh jajaran BPJS Kesehatan aktif berkoordinasi dengan dinas kesehatan daerah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa guna memastikan cakupan kepesertaan JKN menjangkau seluruh ibu hamil, khususnya kelompok rentan.

Baca juga: Hadiri Harlah ke-18 Gerindra, Bupati Brebes: Gerindra Harus Terus Bawa Aspirasi Warga

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat perlindungan kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan.

Sementara itu, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengatakan penanganan kesehatan ibu hamil tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah semata.

Ia menilai keterlibatan fasilitas kesehatan swasta menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan di daerah.

“Bantuan paket nutrisi ini sepenuhnya berasal dari program CSR RSUI Mutiara Bunda. Kami mengapresiasi kontribusi rumah sakit yang ikut mendukung program kesehatan ibu di Brebes,” kata Paramitha.

Menurutnya, pemberian paket nutrisi menjadi salah satu intervensi awal yang penting untuk memperbaiki kondisi kesehatan ibu hamil sekaligus menekan angka kematian ibu dan anak.

Paramitha menyebut angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Brebes mengalami penurunan signifikan, dari 54 kasus pada 2024 menjadi 19 kasus pada 2025. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *