Beritakota.id, Bogor — Queen Sirikit Cup resmi dibuka di Sentul Highlands Golf Club pada 12 Mei 2026. Kejuaraan golf amatir putri paling bergengsi di kawasan Asia-Pasifik itu kembali digelar di Indonesia setelah 17 tahun dan diikuti 13 negara peserta.
Turnamen edisi ke-46 ini memiliki makna emosional tersendiri karena menjadi ajang penghormatan bagi mendiang Queen Sirikit yang wafat tahun lalu. Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi simbol penghargaan atas dedikasi besar Sang Ratu terhadap perkembangan golf di kawasan Asia-Pasifik.
Sebanyak 13 negara, mulai dari Australia hingga Jepang, mengirimkan skuad terbaik mereka untuk bersaing di lapangan Sentul Highlands yang dikenal memiliki karakter menantang. Para peserta juga dihuni pegolf muda dengan peringkat dunia yang menjanjikan sehingga kompetisi diprediksi berlangsung ketat.
President Director Sentul Highlands Golf Club, Laurie Kumala, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kualitas lapangan dan fasilitas berada dalam kondisi terbaik.
“Sentul Highlands bukan sekadar lapangan golf. Ini adalah perpaduan keindahan alam pegunungan Bogor dengan standar fasilitas kelas dunia,” ujar Laurie Kumala.
Ia menilai kepercayaan dari penyelenggara internasional menjadi bukti bahwa Sentul Highlands layak menjadi venue turnamen golf kelas dunia.
Dalam acara pembukaan, Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, menyampaikan bahwa edisi tahun ini memiliki arti mendalam bagi komunitas golf internasional.
“Kita berkumpul bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk mengenang sosok H.M. Queen Sirikit yang memiliki visi mempererat persahabatan antarnegara melalui golf,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBPGI, Suharsono, mengungkapkan kebanggaannya atas kembalinya Queen Sirikit Cup ke Indonesia setelah hampir dua dekade.
“Ini adalah momen yang sangat kami tunggu. Setelah 17 tahun, Queen Sirikit Cup kembali ke Indonesia dan menjadi momentum penghormatan bagi mendiang Ratu Thailand,” kata Suharsono.
Indonesia pada edisi kali ini menurunkan tiga pegolf putri, yakni Bianca Naomi Laksono, Abigail Rhea Soeryo Wiharko, dan Lydia Hawila Stevany Sitorus. Tim Merah Putih dipimpin Kapten Tim Alga Topan.
Menurut Alga, persiapan tim nasional telah dilakukan melalui pemusatan latihan selama sepekan di lapangan pertandingan. Ia mengakui persaingan akan berlangsung ketat karena sejumlah negara seperti Selandia Baru, Korea Selatan, Jepang, dan Thailand menurunkan pemain terbaik mereka.
Meski demikian, Indonesia tetap optimistis dapat mengulang prestasi saat meraih posisi ketiga pada Queen Sirikit Cup 2023 di Filipina.
“Target kami tiga besar. Mudah-mudahan minimal lima besar karena semua pemain yang datang minggu ini adalah pemain terbaik,” ujar Alga.
Chairman The 46th Queen Sirikit Cup, Netty Hariadi, memastikan seluruh persiapan teknis telah berjalan optimal. Menurutnya, kenyamanan atlet dan sportivitas pertandingan menjadi prioritas utama panitia.
“Kami ingin memastikan edisi ke-46 ini menjadi yang paling berkesan, baik dari sisi teknis pertandingan maupun penghormatan terhadap sejarah panjang turnamen,” katanya.
Turnamen akan berlangsung selama empat hari dengan format stroke play beregu. Lapangan hijau Sentul Highlands kini siap menjadi saksi persaingan para pegolf muda terbaik Asia-Pasifik dalam memperebutkan gelar bergengsi Queen Sirikit Cup 2026. (***)

